Jokowi Segera Tindaklanjuti Temuan ICW Terkait KJP
Kamis, 3 April 2014 7:29 WIB
Jakarta, (Antara) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi menyatakan akan menindaklanjuti temuan Indonesia Corruption Watch terkait adanya dugaan penyimpangan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP).
"Kami memberikan apresiasi kepada ICW yang telah melakukan penelitian di lapangan. Ini temuan yang bagus, dan pastinya harus kita tindaklanjuti," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu.
Oleh karena itu, terkait temuan tersebut, dia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi secara keseluruhan terhadap sistem penerapan program pendidikan tersebut.
"Kita akan segera lakukan evaluasi secara keseluruhan sistem pelaksanaan KJP itu, baik sistem dan manajemen, serta para siswa yang menerima kartu tersebut," ujar Jokowi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menuturkan pihaknya telah menyiapkan empat langkah terkait perbaikan pengawasan dana program KJP.
Pertama, yaitu kembali melakukan sosialisasi kepada seluruh warga, terutama orang tua murid, bahwa KJP hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu.
"Kedua, kami akan bekerja sama dengan ICW dan instansi lain dalam pengawasan program KJP. Ketiga, mengoptimalkan peran jajaran di wilayah yakni Suku Dinas (Sudin), seksi pendidikan di kecamatan, pengawas serta kepala sekolah untuk ikut melakukan pengawasan," tutur Lasro.
Keempat, sambung dia, apabila benar terbukti adanya tindak penyimpangan dana program KJP, maka oknum-oknum terkait akan diberikan sanksi tegas.
"Selain itu, kita juga minta agar pihak kelurahan tidak sembarangan mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kepada warga sebagai persyaratan permohonan KJP. Pokoknya, program ini akan kita perketat lagi," ungkap Lasro.
ICW melansir beberapa temuan terkait pelaksanaan program KJP, yaitu adanya potongan sebesar Rp50.000 hingga Rp100.000 kepada penerima KJP. Temuan lainnya, yakni sebanyak 19,4 persen penerima KJP tidak tepat sasaran dan sebanyak 31,7 persen keberadaan penerima KJP tidak jelas. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat segera dimulai
05 February 2026 20:08 WIB
Legislator minta Sumbar segera urus pembebasan lahan "fly over" Sitinjau Lauik
21 January 2026 4:13 WIB
Pembangunan Huntara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak Agam segera rampung (Video)
18 January 2026 13:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018