Parlemen Libya Setujui Peraturan Baru Pemilu
Senin, 31 Maret 2014 8:36 WIB
Tripoli, (Antara/Xinhua-OANA) - Kongres Nasional Umum Libya, Ahad (30/3), menyetujui peraturan pemilihan anggota Majelis Perwakilan Rakyat, kata Juru Bicara Kongres Omar Hmaidan.
Hmaidan mengatakan anggota Kongres telah menyetujui peraturan pemilihan anggota Majelis Perwakilan Rakyat, yang akan menggantikan Kongres Nasional Umum sebagai badan legislatif tertinggi selama masa peralihan.
"Peraturan ini disetujui oleh mayoritas 124 suara dari sebanyak 136 suara," katanya.
Pada pertengahan Februari, Kongres Nasional Umum memutuskan untuk menyerahkan kekuasaannya kepada Majelis Perwakilan Rakyat --yang anggotanya dijadwalkan dipilih kemudian.
Kongres Nasional Libya disahkan untuk memerintah Libya selama 18 bulan sejak Agustus 2012, dan harus menyerahkan kekuasaan sebelum 7 Februari 2014, berdasarakn Undang-Undang Dasar sementara.
Namun, Kongres itu telah menunda tenggat sampai Desember 2014 karena situasi tak stabil pasca-perang, yang telah mengundang kecamanan dari masyarakat madani dan lembaga masyarakat sipil. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga minyak naik di tengah kekhawatiran atas Rusia, gangguan pasokan Libya
22 April 2022 6:21 WIB, 2022
Harga minyak naik karena pemadaman Libya menambah kekhawatiran pasokan Rusia
19 April 2022 6:06 WIB, 2022
Otoritas Libya bebaskan Saadi Gaddafi putra Muammar Gaddafi yang digulingkan
06 September 2021 10:22 WIB, 2021
Harga minyak tergelincir, tertekan kekhawatiran melonjaknya kasus COVID di India
27 April 2021 6:52 WIB, 2021
Harga minyak dunia jatuh ketika pasokan AS, Libya, Norwegia mulai beredar
13 October 2020 8:15 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018