Wasekjen Bantah Sengketa Teluk Arab Diagendakan di KTT Arab
Kamis, 20 Maret 2014 7:33 WIB
Kuwait, (Antara/KUNA-0ANA) - Wakil Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmad bin Hilli Rabu malam membantah laporan-laporan pers yang mengklaim ia mengatakan sengketa antara negara-negara Teluk Arab akan dimasukkan dalam agenda pertemuan puncak Arab, di Kuwait 25-26 Maret.
"Beberapa media telah melaporkan bahwa sengketa Teluk akan dibahas (selama KTT Arab) dan ini tidak benar," kata bin Hilli dalam satu pernyataan.
"Dewan Kerja sama Teluk (GCC) mampu menangani setiap sengketa atau kesalahpahaman antara anggotanya dalam kerangka mekanisme dan kebijaksanaan para pemimpinnya," katanya.
Bin Hilli menambahkan bahwa GCC "telah menjadi satu lembaga Arab yang solid dan merupakan tambahan penting tidak hanya untuk anggotanya, tetapi untuk ... Liga Arab."
Dia berharap sengketa di Teluk akan diselesaikan segera.
Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Al Araby menekankan, selama pertemuan dengan pemimpin redaksi Senin lalu, bahwa sengketa Teluk tidak akan dimasukkan dalam agenda pertemuan puncak Arab, dan bahwa itu adalah urusan Teluk. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018