Tomy Winata Bantah Beli Saham Arutmin
Jumat, 28 Februari 2014 19:54 WIB
Jakarta, (Antara) - Pengusaha Tomy Winata membantah telah membeli saham PT Arutmin dari PT Bumi Resources Tbk atau pihak lainnya sebagaimana dikatakan pengusaha asal Inggris, Nathaniel Rothschild.
"Nathaniel Rothschild seharusnya menyampaikan bukti untuk mendukung pernyataannya bahwa saya membeli saham PT. Arutmin," kata Tomy Winata melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (28/2).
Bos Artha Graha Network itu mengatakan dia sama sekali tidak tahu dan mengerti tentang pertambangan yang dilakukan PT Arutmin. Apalagi, Nathaniel Rothschild menyebutkan bahwa perusahaan tersebut melakukan pertambangan dengan cara ilegal.
Tomy merasa pernyataan Nathaniel Rothschild yang tidak benar itu telah mencemarkan nama baiknya sebagai pengusaha dan merusak reputasi Artha Graha Network dan Artha Graha Peduli yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan lingkungan hidup.
"Hal itu akan menyulitkan posisi saya dan Artha Graha dalam berhubungan dengan pihak-pihak yang sedang maupun akan bekerjasama dengan kami. Khususnya, investor asing yang akan dan sudah berinvestasi di Indonesia," kata Tomy.
Tomy mengatakan dia selalu berusaha untuk menjalankan usaha secara transparan dan menjunjung nilai-nilai kejujuran.
"Karena itu saya tidak akan membuat kesepakatan yang bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku," tuturnya.
Tomy mengatakan bahwa dia telah mengirimkan surat elektronik secara langsung kepada Nathaniel Rothschild untuk menanyakan dan mengklarifiikasi.
Dalam surat elektronik tersebut, dia menanyakan apakah Nathaniel Rothschild benar-benar telah menyatakan bahwa Tomy telah membeli saham PT Arutmin, serta atas dasar apa dan dari mana informasi tersebut. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengamat nilai dukungan Tomy Winata bisa turunkan elektabilitas Jokowi
15 February 2019 6:44 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018