Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Empat granat ditembakkan ke dalam kompleks stasiun televisi Thailand PBS, dekat wisma Royal Thai Police Sports Club, dan Pusat untuk Penjagaan Ketentraman dan Ketertiban (CMPO) Rabu malam, merusak tiga mobil, tetapi dilaporkan tanpa ada korban cedera. Dua granat, diyakini telah ditembakkan dari satu alat peluncur granat M79, mendarat di tempat parkir kompleks Thai PBS di Jalan Vibhavadi Rangsit, Bangkok. Ledakan merusak tiga mobil. Dua granat lainnya mendarat di dekatnya Police Sports Club, juga merupakan markas Pusat untuk Penjagaan Ketentraman dan Ketertiban (CMPO). Satu menyebabkan kerusakan kecil, tapi yang lain tidak meledak dan berhasil ditemukan dekat tenda polisi anti huru hara di Bueng Kan, yang ditugasi untuk menangani pengunjuk rasa anti-pemerintah. Polisi percaya granat-granat itu diluncurkan dari ketinggian jalan tol. Panglima militer Thailand Jenderal Prayuth Chan-ocha Senin mendesak pemerintah sementara dan penentangnya untuk mengadakan pembicaraan guna mencari penyelesaian secara damai atas kebuntuan politik di negara itu. Sangat mendesak bahwa pihak bertikai harus menyelesaikan konflik melalui perundingan dan tanpa kekerasan lebih lanjut, yang menyebabkan kerusakan parah pada negara, kata Prayuth seperti dikutip "Bangkok Post". Prayuth membuat pernyataan itu setelah dua serangan di lokasi protes menewaskan empat orang, termasuk tiga anak-anak, dan melukai puluhan orang lainnya selama akhir pekan. Dia juga menepis kemungkinan intervensi militer, yang banyak dispekulasikan dengan serangan mematikan. Campur tangan militer bisa menyebabkan lebih banyak kekerasan dan pengabaian konstitusi, kata Prayuth. Dia menambahkan, tentara tidak memihak, dan tidak akan duduk diam atau menonton penyerang lolos dengan kekejaman mereka. Ia juga mendesak pemerintah sementara untuk segera mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu. Sebanyak 20 orang tewas dan 718 terluka dalam kekerasan politik di Bangkok sejak 30 November tahun lalu, menurut angka resmi yang ditunjukkan pada Senin. (*/jno)