Padang, (Antara) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menyatakan persediaan logistik kebencanaan khususnya kebutuhan dasar saat terjadi bencana alam di provinsi itu cukup untuk 10.000 kepala keluarga (KK). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Eliyusman di Padang, Kamis, mengatakan, saat ini persediaan logistik kebutuhan pokok atau dasar bagi masyarakat, jika terjad bencana alam di daerah itu bisa untuk memenuhi kebutuhan 10.000 kepala keluarga. "Persediaan tersebut tersimpan di gudang BPBD Sumbar yang ada di Kota Padang. Jumlah tersebut dirasa cukup jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam seperti letusan Gunung Marapi sehingga memaksa warga untuk mengungsi, atau bencana alam lainnya," katanya. Ia menambahkan, jumlah tersebut, jika terjadi bencana alam, dapat ditambah dengan memintanya kepada pemerintah pusat, sehingga kesiapan terhadap logistik kebencanaan di daerah ini tidak perlu dikhawatirkan. Ia menjelaskan, persediaan di gudang logistik kebencanaan setempat dibatasi agar tidak ada kebutuhan dasar seperti makanan keleng dan lainnya yang kadaluarsa jika disimpan terlalu banyak. "Pembatasan jumlah logistik di dalam gudang yang ada juga didasari agar tidak ada kebutuhan dasar seperti makanan kaleng atau mie instan yang kadaluarsa dan menjamin keamanannya untuk dikonsumsi masyarakat," jelasnya. Ia menambahkan, selain logistik berupa kebutuhan primer, untuk kebutuhan sekunder, seperti obat-obatan, selimut, dan lainnya juga tersedia digudang BPBD yang ada di Kota Padang, dan siap disalurkan jika dibutuhkan. Hal tersebut disampaikannya terkiat kesiapan antisipasi jika terjadi bencana alam seperti letusan gunung berapi, dimana saat ini tiga gunung berapi yakni Marapi, Tandikek, Kerinci, berada pada status waspada. (*/eko)