Merkel Desak Yanukovych Terima Bantuan Uni Eropa
Jumat, 21 Februari 2014 9:02 WIB
Berlin, (Antara/AFP) - Kanselir Jerman Angela Merkel pada Kamis mendesak Presiden Ukraina Viktor Yanukovych agar menerima bantuan Uni Eropa (UE) dalam perundingan yang dilakukannya dengan pihak oposisi.
Merkel juga mengecam terjadinya kekerasan terbaru di negara tersebut.
Kanselir Jerman itu berbicara dengan Yanukovych melalui sambungan telepon sementara bentrokan sengit yang berlangsung di Kiev disebut-sebut telah menewaskan 27 orang.
Bentrokan itu terjadi di saat para utusan Uni Eropa baru saja mengadakan pembicaraan soal krisis dengan presiden yang tengah mendapat banyak tentangan itu.
"Ia mengecam keras peningkatan (kekerasan) terbaru," kata juru bicara Merkel, Steffen Seibert, dalam sebuah pernyataan.
"Semua pihak harus segera menahan diri dari tindakan kekerasan serta segera menerapkan gencatan senjata yang telah disepakati. Tanggung jawab utama berada di tangan pemerintah," kata Seibert dengan mengutip Merkel.
Merkel mengatakan "hanya perundingan yang diiikuti dengan hasil yang cepat dan nyata dalam hal pembentukan pemerintahan serta reformasi perundang-undangan akan memberikan peluang bagi dicapainya penyelesaian konflik yang berkelanjutan."
Kanselir "menyatakan keinginan Uni Eropa, Jerman dan mitra-mitra lainnya, untuk membantu perundingan antara pemerintah dan oposisi," kata Seibert.
"Ia sangat menyarankan presiden Ukraina untuk menerima tawaran ini dengan menekankan bahwa bermain-main dengan waktu hanya akan mengobarkan konflik lebih jauh serta menimbulkan resiko yang tidak terhitung."
Merkel juga menekankan bahwa "karena adanya peningkatan kekerasan saat ini, UE hari ini akan membahas soal sanksi," tambah pernyataan itu.
Yanukovych sedang melakukan pembicaraan menyangkut krisis bersama para menteri luar negeri Jerman, Prancis, dan Polandia menjelang berlangsungya sidang darurat Uni Eropa di Brussels.
Sidang darurat itu diperkirakan akan menghasilkan keputusan untuk menjatuhkan sanksi terhadap para pejabat pemerintahan Ukraina terkait kerusuhan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018