Batam, (Antara) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mendirikan Posko Bencana Indonesia di empat lokasi di penjuru kota untuk membantu mengumpulkan donasi warga kota, kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota setempat Ardiwinata. "Ada posko yang didirikan pemkot, pendiriannya berdasarkan surat dari Sekretariat Daerah," kata Ardiwinata di Batam, Senin. Posko yang berdiri di halaman Dataran Engku Putri, halaman Bank BCA Jodoh, halaman Taman Makam Pahlawan Batuaji dan di Dinas Sosial dan Pemakaman itu merupakan bentuk dukungan sekaligus keprihatinan pemerintah kota atas beberapa bencana yang terjadi di Indonesia, terutama korban meletusnya Gunung Sinabung dan Gunung Kelud. Sampai saat ini, posko bantuan yang didirikan bersama Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Batam itu hanya menerima sumbangan berupa uang tunai, sedangkan baju bekas dan lainnya belum dapat diterima karena sulitnya jalur distribusi bantuan ke wilayah bencana. Akibat beberapa jadwal penerbangan ke wilayah Jawa yang masih ditutup karena tebalnya debu, maka sulit untuk menyalurkan bantuan barang. Sedangkan bila distribusi dilakukan melalui transportasi darat, diperkirakan akan memakan waktu dan biaya yang jauh lebih tinggi. Ardi mengajak seluruh warga Batam menyalurkan bantuannya kepada korban bencana di Indonesia. "Ini tanda kepedulian kita sesama manusia dan sesama warga Indonesia," kata Ardi. Sementara itu, Koordinator Tagana Batam, Dodi Wahyudi mengatakan posko itu diadakan hingga Jumat (28/2). "Untuk sementara kami hanya menyalurkan uang tunai, tidak untuk barang seperti makanan atau pakaian. Nanti, ongkos kirimnya lebih besar dari pada yang dikirim," kata dia. Ia mengatakan untuk menyerap lebih banyak bantuan, Pemkot Batam juga menyurati perusahaan-perusahaan yang berdiri di kota itu untuk berpartisipasi menyalurkan sumbangan. Pemkot juga menerima bantuan melalui Bank Riau Kepri dengan nomor rekening 106.20.00250. (*/jno)