Konsisi Jalan Labuan Menuju Subang-subang Normal
Minggu, 2 Februari 2014 20:43 WIB
Lubukbasung, (Antara) - Akses transportasi yang menghubungkan Labuan menuju Subang-subang Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat normal, setelah beberapa minggu tidak bisa dilalui akibat jalan putus karena banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito di Lubukbasung, Minggu (2/2), mengatakan, saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat, setelah jalan tersebut diperbaiki.
"Kita mengerahkan alat berat untuk membersihkan aliran sungai dan menimbun jalan yang belobang akibat kikisan air," kata dia.
Dengan cara ini, akses transportasi masyarakat Subang-subang sekitar 250 jiwa dari 60 kepala keluarga menuju pasar, pusat pemerintahan, membawa sawit, semangka dan lainnya telah normal.
Sebelumnya, tambah Bambang Warsito, jalan ini tidak bisa dilalui karena dikikis air setelah banjir melanda daerah itu tiga bulan lalu.
"Banjir ini terjadi akibat jebolnya tangul di PT AMP Plantation setelah curah hujan tinggi," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Subang-subang Nasir (65), mengatakan, saat transportasi terpustus, warga terpaksa mengunakan perahu untuk berpergian ke daerah lain, baik untuk membeli kebutuhan sehari-hari maupun membawa hasil pertanian.
Biaya kata dia cukup besar. Seperti biaya membawa semangka yang mencapai Rp400.000 per trip. Dengan kondisi itu, petani mengalami kerugian cukup besar, sehingga ada yang tidak memanen semangkanya.
Bahkan kata dia, ada sebagian petani tidak mengolah lahan pertaniannya pasca banjir itu.
"Saya terpaksa meminjam uang kepada orang lain untuk mengolah lahan ini," katanya. (**/ari/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018