AS Desak Thailand Dialog, Puji Tahan Diri Sejauh Ini
Selasa, 14 Januari 2014 8:13 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Amerika Serikat pada Senin mendesak sekutu Thailand untuk mencari jalan damai guna menyelesaikan perbedaan yang dalam dan memuji menahan diri yang ditunjukkan sejauh ini oleh pemerintah yang dihadapkan dengan protes besar.
Para pejabat AS "mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan, menahan diri dan menghormati aturan hukum," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf kepada wartawan.
"Kami lakukan, saya perhatikan, dan memuji menahan diri yang ditunjukkan sejauh ini oleh pemerintah yang berwenang dalam hal ini," katanya.
Harf mengatakan bahwa para pejabat AS sedang bekerja dengan "berbagai" pemain "untuk mendorong dialog dan transisi demokrasi yang damai."
Ribuan pengunjuk rasa telah menyerbu Bangkok untuk mendesak Perdana Menteri sementara Yingluck Shinawatra mundur dan membuat jalan bagi sebuah "dewan rakyat" yang tidak dipilih yang akan mengawasi reformasi untuk membatasi dominasi politik keluarga miliarder Shinawatra.
Perselisihan sipil ini adalah yang terburuk sejak tahun 2010, ketika lebih dari 90 orang tewas dalam bentrokan jalanan antara tentara dan demonstran yang mendukung kakak Yingluck, mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra.
Thailand adalah sekutu AS tertua di Asia, dengan Washington menandatangani perjanjian dengan kerajaan yang kemudian dikenal sebagai Siam pada tahun 1833.
Tetapi diplomasi AS baru-baru ini bertujuan untuk menyelesaikan polarisasi Thailand telah mendapat sambutan beragam. Pemerintah pada tahun 2010 mengajukan protes setelah utusan AS bertemu dengan pemain politik pro-Thaksin. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018