Berdandan Ala Pembom Bunuh Diri, Smalling Minta Maaf
Kamis, 9 Januari 2014 18:43 WIB
London, (Antara/AFP) - Pemain bertahan Manchester United Chris Smalling meminta maaf pada Kamis setelah tersebar gambar yang memperlihatkan dirinya mengenakan kostum pelaku bom bunuh diri pada pesta kostum.
Halaman depan The Sun edisi, Kamis, memperlihatkan pemain internasional Inggris berusia 24 tahun itu mengenakan baju khas Arab, termasuk penutup kepala, dan dengan mengenakan papan sirkuit dan kabel-kabel mengelilingi tubuhnya.
Smalling mengklaim bahwa kostum itu merupakan "upayanya untuk bergurau" merujuk kepada minuman yang dikenal sebagai 'Jagerbomb,' yang merupakan campuran minuman keras Jagermeister dan minuman penambah energi Red Bull.
Dalam pernyataannya, perusahaan manajemen Smalling the Wasserman Media Group berkata, "Chris dan kekasihnya menjadi tuan rumah pesta kostum untuk merayakan Natal dan ulang tahun mereka dengan teman-teman dekat di tempat yang diasumsikan pribadi yakni rumahnya sendiri."
Ia mengenakan kostum yang terdiri dari botol-botol Jagermeister yang kosong dan kaleng-kaleng Red Bull yang mengelilingi dadanya, sebagai upaya untuk bergurau mengacu pada 'minuman bom Jager.'
"Meski ia menerima penuh peninjauan ke belakang terhadap keputusan yang tidak berpikir ke depan dan insentif itu, tentu saja ia tidak bermaksud menyerang siapapun dan ia meminta maaf atas pelanggaran yang dilakukannya."
Smalling, yang dapat bermain di posisi bek tengah dan bek kanan, bergabung dengan United dari Fulham pada Januari 2010 dan diharapkan menjadi anggota pasukan Roy Hodgson di timnas Inggris untuk Piala Dunia di Brazil pertengahan tahun ini. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kiat menjaga produktivitas di bulan Ramadhan ala kreator konten Vina Muliana
23 March 2023 13:46 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018