Filipina Berikan Vaksin Campak kepada 13 Juta Anak
Kamis, 9 Januari 2014 16:58 WIB
Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Filipina akan meluncurkan kampanye nasional pencegahan campak di kalangan anak-anak, setelah wabah campak terjadi di beberapa daerah di Metro Manila.
Dalam kampanye, yang direncanakan pada September tahun ini, sekitar 13 juta anak usia sampai usia lima tahun akan diberikan vaksinasi campak, kata Menteri Kesehatan Filipina (DOH) Enrique Ona, Rabu.
"Kegiatan imunisasi tambahan ini ditujukan untuk anak-anak yang mememerlukan dosis vaksin rutin mereka sejak 2011," katanya.
Dalam beberapa pekan terakhir, pusat-pusat kesehatan di Metro Manila telah memberikan dosis pertama vaksin campak pada anak-anak usia sembilan sampai 11 bulan, sedangkan anak usia 12 sampai 23 bulan telah diinokulasi dengan dosis kedua mereka.
Ini adalah bagian dari kampanye besar-besaran departemen kesehatan, dalam koordinasi dengan unit pemerintah daerah (LGU), untuk mencegah penyebaran campak di Wilayah Ibu Kota Nasional, kata Ona.
Departemen kesehatan telah menerapkan vaksinasi setelah Metro Manila Regional Surveillance Unit Epidemiologi melaporkan ada 233 kasus yang dikonfirmasi campak, termasuk tiga kematian, dari 1 Januari sampai 14 Desember tahun lalu. Jumlah kasus campak telah meningkat sejak itu.
Campak disebabkan oleh virus yang mudah menyebar melalui batuk dan bersin dan bahkan melalui pernapasan terutama di daerah tertutup di mana ada pasien yang terkena. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdukcapil Pasaman Barat "jemput bola", berikan layanan adminduk warga binaan Lapas
29 April 2026 19:45 WIB
Berikan motivasi, Menteri Nusron ingin santri dikader sebagai pelaksana kebijakan di bidang STEM
28 April 2026 15:17 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018