Ponpes Al Munawarrah Pekanbaru Terbakar
Senin, 30 Desember 2013 16:47 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Pondok Pesantren Al Munawarrah di Jalan Pesantren, Kelurahan Tangkerang Timur, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Senin siang, terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Api tampak membakar sejumlah ruangan pondok pesantren yang berdiri sejak belasan tahun silam itu.
Kepulan asap membumbung ke atas menyebabkan situasi di sekitar lokasi kejadian terasa sesak akibat polusi udara yang kian hebat.
Ratusan warga sekitar berbondong datang untuk melihat peristiwa tersebut, beberapa di antaranya membantu upaya pemadaman kobaran api yang terus membesar.
Beberapa menit kemudian, empat unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru tiba di lokasi kejadian dengan petugas yang langsung melakukan upaya pemadaman yang telah menghanguskan beberapa ruang belajar dan penginapan santri.
Sejumlah saksi menduga api berasal dari asrama 6 dan 7 di deretan ujung kompleks pesantren yang berdiri di atas lahan seluas lebih satu hektare tersebut.
Seorang saksi mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi saat aktivitas pendidikan berlangsung, namun sejumlah santri juga ada yang sedang beristirahat (tidur siang).
"Saya tahunya dari santri yang teriak kalau ada kebakaran," kata Rahmadi, seorang pengajar di pesantren itu.
Saat kejadian, Rahmadi mengaku sedang mengajar di salah satu ruang kelas di komplek asrama.
Ia menjelaskan ketika itu sekitar 300 santri yang sedang berada di dalam bangunan, sebagian besar menjalankan aktivitas pendidikan, sedangkan sebagian lainya sedang beristirahat.
Dalam bangunan yang terbakar, kata saksi, sebelumnya terdapat dua santri yang sedang tertidur, satu di antaranya selamat dengan berlari keluar.
Seorang santri lainnya, atas nama Audria Eko Fajri (16), juga mengaku sempat berada di ruang yang terbakar, namun keluar sebelum insiden itu terjadi.
Aparat kepolisian juga telah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan situasi, guna memberikan ruang kepada petugas Damkar Pekanbaru memadamkan kobaran api.
Setelah lebih dari 40 menit upaya pemadaman yang dilakukan petugas, akhirnya mereka berhasil memadamkan kobaran api.
Pihak kepolisian masih mengkalkulasi nilai kerugian akibat insiden itu, sedangkan penyebabnya juga masih ditelusuri.
Pendataan korban masih terus dilakukan oleh aparat bekerja sama dengan pihak pengelola dan pengajar pesantren tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Yayasan Al-Azhar BSD salurkan bantuan bagi korban bencana di Padang Panjang
24 January 2026 11:26 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
PT BSS Pasaman Barat serahkan bantuan biaya pemeliharaan ikan larangan-Masjid Al Huda Simpang Tiga Alin
24 December 2025 15:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018