Logo Header Antaranews Sumbar

Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa

Sabtu, 7 Februari 2026 14:55 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) bersama Ketua Umum MUI Anwar Iskandar (kedua kanan) dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI Nusron Wahid (kedua kiri) menyapa warga saat menghadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menyampaikan pemerintah telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI, Jakarta sebesar kurang lebih 4.000 meter persegi untuk dibangun gedung MUI dan lembaga-lembaga Islam lainnya. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto kembali mengutip kitab suci Al-Qur'an surat Ar Ra'd ayat 11 saat menekankan komitmennya untuk memperbaiki berbagai masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk persoalan korupsi yang masih dilakukan sejumlah pejabat negara.

"Kita ingat dengan Surat Ar Ra'd ayat 11 yang menegaskan Allah Subhanahu wa ta'ala tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum tersebut mengubah keadaan diri mereka sendiri," kata Presiden Prabowo di hadapan 58.000 umat Muslim pada acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo pun menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk memberantas koruptor agar Indonesia dapat berubah menjadi ke arah yang lebih baik.

"Kita harus menjaga Republik ini. Kita harus menjaga kekayaan bangsa kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia. Ini tidak ringan. Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan hukum, kita mau menegakkan keadilan, tiap kali (pula, red.) kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik," kata Presiden Prabowo.

"Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini," imbuh Presiden.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026