Suriah Kecam Keinginan Turki Gelar Rudal di Perbatasan
Sabtu, 24 November 2012 5:44 WIB
Damaskus, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam permintaan Turki kepada NATO agar menggelar rudal Patriot di dekat perbatasan Turki dengan Suriah.
Di dalam pernyataan kecaman pada Jumat, Kementerian Luar Negeri Suriah menganggap permintaan Turki sebagai "langkah provokatif" yang bertujuan menipu pendapat umum Turki bahwa ada ancaman yang datang dari Suriah.
Pernyataan itu mengumandangkan sikap pemerintah Suriah bahwa "(Perdana Menteri Turki Recep Tayyip) Erdogan sebelumnya telah meningkatkan kehadiran pasukan Angkatan Daratanya di perbatasan dengan Suriah dan membuka wilayah Tukir buat pelatihan dan mempersenjatai ribuan pelaku teror Suriah dan non-Suriah serta menyelundupkan mereka melalui perbatasan ke dalam wilayah Suriah dengan tujuan menumpahkan darah orang Suriah".
Kementerian tersebut menganggap pemerintah Turki bertanggungjawab atas militerisasi situasi di perbatasan dan meningkatkan ketegangan serta merusak kepentingan rakyat Suriah dan Turki, kata Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat malam.
Kementerian itu menekankan kepada masyarakat Turki "tak ada alasan untuk cemas sebab Suriah menghormati kedaulatan wilayah Turki dan peduli pada kepentingan rakyat Turki". (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018