Bashar Al-Assad Kirim Pesan kepada Paus Franciskus
Minggu, 29 Desember 2013 7:39 WIB
Vatikan, (Antara/SANA-0ANA) - Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Sabtu mengirim pesan kepada Paus Franciskus yang disampaikan Menteri Negara Joseph Sweid dalam pertemuannya dengan Sekretaris Negara Paus, Uskup Agung Pietro Parolin.
Dalam pesan tersebut, Presiden Bashar menyatakan rakyat Suriah menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan dan sikap kekudusannya mengenai krisis di Suriah, menyoroti bahwa krisis akan diselesaikan melalui dialog nasional antara Suriah dan di bawah kepemimpinan Suriah tanpa intervensi asing untuk memungkinkan rakyat Suriah menentukan masa depan dan kepemimpinan mereka melalui pemungutan suara.
Pesan menekankan kesiapan pemerintah Suriah untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional tentang Suriah "Jenewa II," menyoroti bahwa memerangi terorisme yang menargetkan warga merupakan faktor penentu dalam membuat solusi damai terhadap krisis sukses.
Pesan tersebut juga menyoroti bahwa menghentikan terorisme memerlukan negara-negara yang terlibat dalam mendukung kelompok-kelompok teroris bersenjata berhenti memberikan apapun secara militer, logistik atau dukungan pelatihan.
Dai mencatat bahwa dukungan ini diberikan oleh beberapa tetangga Suriah dan negara-negara lain yang dikenal di Tengah timur dan luar negeri.
Presiden Bashar menekankan kegigihan pemerintah Suriah dalam menjalankan tugas konstitusionalnya untuk melindungi warganya, tanpa memandang ras dan agama mereka, dari kejahatan kelompok takfiri yang menargetkan rumah mereka, sekolah-sekolah dan tempat-tempat ibadah dengan pemboman teroris atau penembakan sewenang-wenang.
Dalam pertemuan tersebut, Uskup Agung Parolin mengatakan bahwa Paus terus mengikuti situasi di Suriah dan sangat prihatin atas penderitaan rakyat Suriah.
Dia menambahkan bahwa Paus Francis menegaskan perlunya untuk mengatasi krisis di Suriah melalui dialog antar-Suriah tanpa intervensi asing.
Parolin menyampaikan salam Paus Francis kepada Presiden Bashar dan doa untuk perdamaian di Suriah, tempat kelahiran peradaban dan agama-agama.
Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Vatikan untuk Hubungan Luar Negeri Uskup Agung Dominique Mamberti dan Asisten Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah Hussam Eddin Ela. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Yayasan Al-Azhar BSD salurkan bantuan bagi korban bencana di Padang Panjang
24 January 2026 11:26 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
PT BSS Pasaman Barat serahkan bantuan biaya pemeliharaan ikan larangan-Masjid Al Huda Simpang Tiga Alin
24 December 2025 15:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018