Rusia Kecam Bashar Al-Assad karena Bicara Soal Masa Jabatan Baru
Kamis, 19 Desember 2013 16:51 WIB
Moskow, (Antara/AFP) - Rusia mengeluarkan kritik langka terhadap sekutunya, Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang mengatakan pernyataan Bashar bahwa dia ingin mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2014.
"Retorika seperti itu hanya membuat suasana lebih berat dan tidak membuat keadaan lebih tenang," kata Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov kepada kantor berita Interfax dalam wawancara, Kamis.
Bogdanov mengatakan, Bashar dan semua pihak di Suriah harus menghindari memicu ketegangan menjelang pembicaraan perdamaian yang direncanakan berlangsung di Swiss pada Januari yang bertujuan untuk mengakhiri konflik.
"Kami percaya bahwa menjelang pembicaraan damai tidak boleh ada pernyataan yang mungkin tidak menyukai seseorang dan dapat menyebabkan emosi atau reaksi dalam menanggapinya," tambahnya.
Hal itu tidak segera jelas mengenai pernyataan Bashar baru-baru ini, yang dirujuk. Namun rezim Suriah telah berulang kali mengatakan bahwa Bashar akan mencalonkan diri pada pemilihan presiden 2014.
Menteri Informasi Omran al-Zohbi mengatakan bulan ini bahwa Bashar akan tetap presiden dan memimpin transisi yang disepakati dalam pembicaraan damai.
Bashar mengatakan dalam wawancara televisi di pada Oktober, "Saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak harus mencalonkan diri dalam pemilu mendatang." (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018