Gerilyawan Kurdi Bebaskan Empat Tentara Turki Terculik
Senin, 9 Desember 2013 17:09 WIB
Diyarbakir, Turki, (Antara/Reuters) - Empat tentara Turki,
yang diculik gerilyawan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), dibebaskan pada Senin pagi di Provinsi Diyarbakir, Turki tenggara, setelah beberapa politisi Kurdi campur tangan, kata sumber keamanan kepada Reuters.
Ketegangan meningkat terutama di provinsi Kurdi Turki setelah dua orang tewas pada Jumat dalam bentrokan polisi dengan pengunjuk rasa di kota Yuksekova.
Dua perwira dan dua sersan ditangkap pada Ahad oleh gerilyawan PKK yang mendirikan penghalang di jalan negara di daerah Lice, Diyarbakir, dan memeriksa kartu-kartu identitas para mengemudi yang lewat, kata sumber tersebut.
Para gerilyawan membakar tiga kendaraan di tempat kejadian sebelum melarikan diri dengan tentara.
Sumber mengatakan para politisi dari Partai Perdamaian dan Demokrasi pro-Kurdi serta Partai Demokrasi (BDP) turun tangan untuk menjamin pembebasan para tentara itu, dan menyerahkan mereka pada sebuah pos militer di daerah.
Bentrokan di Yuksekova, di Provinsi Hakkari, dimulai setelah beberapa ratus pengunjuk rasa melaporkan bahwa makam anggota PKK telah dinodai. Polisi Turki melepaskan tembakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa itu.
Baik Hakkari maupun Diyarbakir terletak di wilayah Kurdi yang didominasi Turki.
Satu gencatan senjata yang rapuh selama delapan bulan antara Turki dan gerilyawan PKK diberlakukan pada saat kedua pihak merundingkan proses perdamaian untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan lebih dari 40.000 orang selama dekade terakhir.
Pemimpin PKK Abdullah Ocalan yang dipenjara mengatakan insiden seperti Jumat itu adalah provokasi yang bertujuan untuk menghambat proses dan menyerukan ketenangan, kata anggota parlemen dari BDP itu sebuah pernyataan pada Sabtu setelah mengunjunginya di penjara di Pulau Imrali dekat Istanbul.
PKK dituding sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempuran Turki ke milisi Kurdi di Suriah akibatkan ratusan orang tewas
11 October 2019 9:40 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018