Kerry Desak Israel-Palestina Perpanjang Pembicaraan Perdamaian
Sabtu, 7 Desember 2013 8:04 WIB
Jerusalem, (Antara/Xinhua-OANA) - Menteri Luar Negeri AS John Kerry mendesak Israel dan Palestina agar memperpanjang pembicaraan perdamaian mereka melebihi kerangka waktu sembilan bulan guna menghindari kegagalan yang mungkin terjadi.
Kerry menyampaikan saran tersebut di tengah kesulitan yang meningkat yang dihadapi oleh perundingan tersebut, kata laporan saluran berita Israel Channel 1, Jumat malam (6/12).
Dalam pertemuan mereka masing-masing dengan Kerry, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperlihatkan posisi yang tak bisa dijembatani, kata Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.
Meskipun Netanyahu berkeras mengenai pos keamanan di pinggiran Tepi Barat Sungai Jordan "guna menghadapi ancaman" terhadap israel, Abbas menentang penggelaran pasukan Israel di tanah yang dirancang untuk negara masa depan Palestina.
Namun, laporan tersebut mengatakan diplomat senior AS itu memperlihatkan optimisme pada akhir kunjungannya ke Israel. Kerry mengatakan, "Israel dan Palestina makin dekat ke kesepakatan perdamaian dibandingkan dengan kondisi mereka selama bertahun-tahun." (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018