Pasukan Kongo Kuasai Pangkalan Terakhir Pemberontak M23
Kamis, 31 Oktober 2013 5:35 WIB
Kinshasa, (Antara/AFP) - Pasukan Republik Demokratis Kongo (DRC) menguasai Bunagana, pangkalan utama terakhir pemberontak M23 di dekat perbatasan timur dengan Uganda, kata seorang juru bicara pemerintah kepada AFP, Rabu.
"Bunagana sepenuhnya kami kuasai. Kami bertempur sejak pagi hari," kata Lambert Mende, dengan menambahkan bahwa pemberontak melarikan diri ke daerah pegunungan atau menyeberang ke Uganda.
"Bunagana berada di tangan kami," kata seorang prajurit kepada AFP.
Seorang perwira misi PBB di DRC juga mengkonfirmasi bahwa pasukan Kongo menguasai kota itu, yang terletak sekitar 80 kilometer sebelah utara Goma, ibu kota provinsi bergolak North Kivu.
Tank dan pasukan mengepung kota berdekatan Rutshuru pada Selasa untuk mempersiapkan serangan Rabu, kata militer.
Pasukan Kongo yang didukung brigade intervensi PBB meluncurkan ofensif besar sebelumnya pekan ini terhadap pemberontak M23 di daerah North Kivu.
M23 didirikan oleh mantan pemberontak Tutsi yang disatukan ke dalam militer Kongo sesuai dengan perjanjian perdamaian 2009.
Dengan mengeluhkan perjanjian itu tidak pernah dilaksanakan sepenuhnya, mereka melakukan pemberontakan pada April 2012 dan berperang dengan mantan rekan kerja mereka.
PBB dan kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh M23 melakukan kejahatan seperti pemerkosaan dan pembunuhan selama konflik itu, yang telah membuat puluhan ribu orang mengungsi.
Monusco, misi pemelihara perdamaian PBB di Republik Demokratis Kongo (DRC), adalah salah satu pasukan penjaga perdamaian terbesar PBB di dunia yang memiliki lebih dari 17.750 prajurit dan pengamat militer serta 1.400 polisi. Pakistan merupakan penyumbang utama pasukan itu.
Dewan Keamanan PBB pada Maret setuju membentuk sebuah brigade intervensi tambahan yang mencakup lebih dari 2.500 prajurit di DRC timur untuk menghadapi kelompok-kelompok bersenjata seperti M23.
Brigade khusus itu, pasukan pertama yang diberi mandat ofensif, terdiri dari pasukan dari Afrika Selatan, Malawi dan Tanzania. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kongo ingatkan konsekuensi mengerikan apabila PBB gagal campur tangan
29 January 2025 19:12 WIB, 2025
Dimakamkan di Pekanbaru, Panglima TNI hadiri pelepasan jenazah prajurit yang gugur di Kongo
03 July 2020 9:34 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018