Listrik di Suriah Mulai Pulih
Kamis, 24 Oktober 2013 7:07 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Listrik kembali menyala di Suriah, setelah negeri itu beralih ke pembangkit listrik cadangan akibat serangan teror terhadap saluran penting gas pada Rabu malam (23/10), kata Menteri Urusan Listrik Imad Khamis.
Khamis mengatakan kegiatan pemeliharaan sedang dilakukan untuk memperbaiki saluran listrik yang rusak, dan memperkirakan akan diperlukan waktu 48 jam.
Sebelumnya, Khamis mengatakan satu saluran penting gas yang memasok stasiun pembangkit listrik di sebelah selatan Ibu Kota Suriah, Damaskus, diserang, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Akibatnya ialah terjadi pemadaman listrik di Damaskus dan beberapa provinsi lain.
Serangan tersebut terjadi saat gerilyawan, yang dikepung oleh militer di daerah bergolak di dekat Damaskus, menembakkan bom mortir sebagai membabi-buta ke arah beberapa bagian ibu kota Suriah itu.
Warga Damaskus seringkali mengalami pemadaman listrik akibat serangan gerilyawan terhadap sumber energi di negeri tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018