Tinggi Gelombang di Selat Sunda Dua Meter
Sabtu, 19 Oktober 2013 8:15 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Bandarlampung, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejak Sabtu hingga Minggu (20/10) pagi tinggi gelombang maksimum di Selat Sunda bagian selatan mencapai 1,25--2,0 meter.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung Rintiana di Bandarlampung, Sabtu, mengatakan tidak ada cuaca buruk di perairan tersebut.
Rintiana menyampaikan kondisi di perairan Selat Sunda bagian selatan, cuaca hujan, arah angin berembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5--15 knot, tinggi gelombang 0,75--1,25 meter, dan tinggi maksimum gelombang 1,25--2,0 meter.
Kondisi cuaca di perairan Selat Sunda bagian utara (Merak--Bakauheni) hujan, arah angin berembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5--10 knot, tinggi gelombang 0,5--0,75 meter dengan tinggi gelombang maksimum mencapai 0,75--1,25 meter.
Perairan pantai barat Lampung kondisi cuaca berawan, angin berembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 10--15 knot, tinggi gelombang 0,75--1,25 meter dan tinggi gelombang maksimum 1,5--2,0 meter.
Samudera Hindia barat Lampung kondisi cuaca berawan, angin berembus dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 10--15 knot, tinggi gelombang 0,75--1,25 meter, tinggi gelombang maksimum 2,0--2,5 meter.
Prakiraan cuaca di perairan pantai timur Lampung, angin berembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5--10 knot, cuaca hujan, tinggi gelombang 0,5--0,75 meter, dan tinggi gelombang maksimum 0,75--1,25 meter.
Prakiraan cuaca dan gelombang laut berlaku 24 jam, sejak 19 Oktober 2013 pukul 07.00 WIB hingga 20 Oktober 2013, pukul 07.00 WIB. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018