Dishub DKI Kandangkan Ratusan Bus Juli-Oktober
Rabu, 9 Oktober 2013 10:13 WIB
Jakarta, (Antara) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menghentikan operasional ratusan kendaraan umum tak laik jalan dalam jangka waktu tiga bulan terakhir, yakni Juli hingga Oktober.
"Dalam operasi yang kita lakukan sejak 25 Juli sampai 7 Oktober 2013, sebanyak 327 kendaraan umum tak laik jalan sudah berhasil kita tangkap dan kita kandangkan," kata Kepala Dishub DKI Udar Pristono di Jakarta, Rabu.
Menurut pria yang akrab disapa Pristono itu, operasi selama tiga bulan tersebut dilakukan secara merata di lima wilayah Jakarta, termasuk terminal-terminal yang ada di ibukota.
Dari total keseluruhan kendaraan umum yang dikandangkan, sambung dia, sebanyak 201 diantaranya telah menyatakan setuju dan menandatangani surat perjanjian perbaikan kendaraan.
"Sebanyak 201 sopir angkutan umum sudah menyatakan kesediannya untuk memperbaiki kendaraannya, yang ditandai lewat penandatanganan surat perjanjian," ujar Pristono.
Dia menuturkan sopir yang sudah menandatangani surat perjanjian tersebut selanjutnya diizinkan untuk mengambil kembali kendaraan yang sebelumnya dikandangkan oleh Dishub DKI.
"Akan tetapi, kalau sampai kendaraan itu beroperasi lagi tanpa dilakukan perbaikan dan dinyatakan lolos uji KIR, maka akan kita tangkap lagi, dan kali ini akan kita cabut izin trayeknya," tutur Pristono.
Dia mengungkapkan dari keseluruhan kendaraan umum tak laik jalan yang dikandangkan itu, sebanyak 170 diantaranya merupakan metromini, 47 kopaja dan 110 angkutan umum lainnya.
Disamping itu, tambah Pristono, ada pula sebanyak 3.714 bus dan kendaraan umum lain yang ditilang karena melanggar aturan lalu lintas, diantaranya bus besar, bus sedang, angkot, bajaj dan taksi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cek fakta, Pemprov DKI Jakarta habiskan Rp100 miliar untuk bongkar tiang monorel
29 January 2026 11:14 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018