Hamas Kecam Dukungan AS Atas Militer Israel ke Gaza
Jumat, 16 November 2012 11:29 WIB
Kota Gaza, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Kepala pemerintah HAMAS di Jalur Gaza, Ismail Haneya, Kamis (15/11), mengecam dukungan AS bagi operasi militer Isrel "Pilar Pertahanan" terhadap daerah pantai Palestina itu.
Perdana Menteri HAMAS tersebut, yang telah bersembunyi sejak Israel mengancam akan menyerang para pejabat senior HAMAS dan terutama setelah komandan sayap militer HAMAS Ahmed Al Jaabari tewas pada Rabu (14/11), mengatakan dalam satu pidato yang diudarakan oleh Stasiun Televisi Satelit HAMAS, Al-Aqsa, "Kami mengutuk keras sikap AS."
"Pihak AS berkeras untuk memihak ketidak-adilan, agresi dan pendudukan. AS mendukung mesin pembunuh dan penghancur terhadap rakyat Palestina," kata Haneya saat ia duduk di kursi hitam.
Sementara itu, Haneya juga memuji sikap Presiden Mesir Mohamed Moursi dan penolakannya terhadap operasi militer Israel ke Jalur Gaza, kata Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat.
"Menarik Duta Besar Mesir untuk Israel dan mengirim Perdana Menterinya Hisham Qandil untuk mengunjungi Jalur Gaza pada Jumat sangat dipuji," kata Haneya.
Haneya juga menyeru Mesir agar membuka tempat penyeberangan perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir selamanya dan mengizinkan segala jenis pasokan untuk memasuki Jalur Gaza guna memerangi musuh Zionis. Ia berkirar akan membalas pembunuhan Israel atas pemimpin sayap bersenjata HAMAS. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018