NOAA Deteksi 21 Titik Api di Sumatera
Sabtu, 5 Oktober 2013 9:52 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Satelit "National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)" pada Sabtu siang kembali mendeteksi kemunculan sebanyak 21 titik panas (hotspot) di daratan Sumatera.
Hasil rekaman Satelit NOAA yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan 21 titik panas itu tersebar di lima provinsi terbanyak yakni di Provinsi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan masing-masing terdapat tujuh titik panas.
NOAA mendeteksi sebanyak tujuh "hotspot" di Bangka Belitung, tiga diantaranya berada di Kabupaten Bangka Selatan, kemudian di Belitung Timur ada satu, serta sisanya berada di Kabupaten Bangka dan Bangka Barat (masing-masing satu titik panas).
Sementara itu, untuk di Provinsi Sumatera Selatan, titik panas terdeteksi tersebar di empat wilayah kabupaten/kota, terbanyak yakni di Kabupaten Muara Enim (3 titik).
Kemudian di Kabupaten Banyu Asin terdeteksi oleh NOAA dua titik, sementara sisanya yakni di Kabupaten Musi Banyuasin dan Ogan Komelir Ilir (masing-masing satu titik panas).
Kemudian "hotspot" Sumatera juga terdeteksi berada di Provinsi Riau dan Jambi, dimana masing-masing terdapat tiga titik panas.
Untuk di Riau titik panas terdeteksi berada di Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Kuantan Singingi.
Sementara di Jambi titik panas berada di Kabupaten Sarolangun (dua titik) dan Muaro Jambi sebanyak satu "hotspot".
Terakhir menurut rilis BNPB, NOAA juga mendeteksi satu titik panas di daratan Provinsi Sumatera Utara, tepatnya berada di Kabupaten Padang Lawas.
Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, pihaknya sejauh ini masih terus melakukan monitoring lewat jalur udara maupun darat.
"Kalau terjadi kebakaran hutan, maka akan dilakukan pemadaman langsung dengan 'water bombing' atau dengan penerapan teknologi modifikasi cuaca," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018