Pjs Wali Kota minta PDAM tingkatkan layanan di Bukittinggi
Jumat, 11 Oktober 2024 14:30 WIB
Pemkot Bukittinggi rapat koordinasi dengan perusahaan daerah air minum (PDAM). Pjs Wali Kota, Hani Syopiar Rustam meminta komitmen peningkatan layanan aliran air bersih (Antara/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Pjs Wali Kota Bukittinggi meminta perusahaan daerah air minum (PDAM) meningkatkan komitmen layanan maksimal untuk masyarakat daerah setempat dalam pengaliran air bersih.
Persoalan kebutuhan air bersih di Bukittinggi mendapat sorotan dari Pjs Wali Kota Bukittinggi dalam Rapat koordinasi dilakukan bersama Asisten II, Kadis PU Bagian Perekonomian dan PDAM Tirta Jam Gadang, di BCC Bukittinggi, Jumat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang, Budi Suhendra, menjelaskan, kondisi eksisting kapasitas terpasang 248,5 liter per detik. Jumlah pelanggan aktif 10.573 Sambungan Rumah (SR) dan jumlah pelanggan non aktif 5.519 Sambungan Rumah (SR).
"Beberapa permasalahan yang terjadi, keterbatasan sumber air baku, tarif yang belum full cost recovery, rata rata usia pipa sekitar 38 tahun dan cakupan pelayanan yang belum merata," katanya.
Selain itu, juga ada persoalan sumber air yang terkena dampak bencana beberapa beberapa waktu lalu.
Pjs Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, menjelaskan air minum adalah kebutuhan dasar manusia.
"Untuk itu kami berikan beberepa penekanan agar pelayanan PDAM untuk masyarakat dapat ditingkatkan," katanya.
“Kita butuh komitmen untuk berikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Lakukan pendataan ulang terhadap konsumen. Penyesuaian pola manajemen juga harus diupayakan. Mulai lakukan tindak lanjut komunikasi dengan kementrian. Nanti, kita komunikasikan lagi dengan kementrian untuk gaet dana pusat,” tegasnya.
Foto:
Persoalan kebutuhan air bersih di Bukittinggi mendapat sorotan dari Pjs Wali Kota Bukittinggi dalam Rapat koordinasi dilakukan bersama Asisten II, Kadis PU Bagian Perekonomian dan PDAM Tirta Jam Gadang, di BCC Bukittinggi, Jumat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang, Budi Suhendra, menjelaskan, kondisi eksisting kapasitas terpasang 248,5 liter per detik. Jumlah pelanggan aktif 10.573 Sambungan Rumah (SR) dan jumlah pelanggan non aktif 5.519 Sambungan Rumah (SR).
"Beberapa permasalahan yang terjadi, keterbatasan sumber air baku, tarif yang belum full cost recovery, rata rata usia pipa sekitar 38 tahun dan cakupan pelayanan yang belum merata," katanya.
Selain itu, juga ada persoalan sumber air yang terkena dampak bencana beberapa beberapa waktu lalu.
Pjs Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, menjelaskan air minum adalah kebutuhan dasar manusia.
"Untuk itu kami berikan beberepa penekanan agar pelayanan PDAM untuk masyarakat dapat ditingkatkan," katanya.
“Kita butuh komitmen untuk berikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Lakukan pendataan ulang terhadap konsumen. Penyesuaian pola manajemen juga harus diupayakan. Mulai lakukan tindak lanjut komunikasi dengan kementrian. Nanti, kita komunikasikan lagi dengan kementrian untuk gaet dana pusat,” tegasnya.
Foto:
Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Baru Karang Taruna Padang Panjang optimistis jalankan program kepemudaan
07 May 2026 16:09 WIB
Inisiasi Pemko dan DPRD Padang, PLN UID Sumbar dukung program fasilitas toilet sehat di 6 Sekolah
05 May 2026 13:24 WIB
Munculkan bibit atlet tenis meja, Wako Fadly Amran wacanakan satu meja satu SMP
03 May 2026 13:48 WIB
Jadi narasumber rakor smart city, Wako Fadly Amran : Call center 112 tulang punggung penanganan darurat lintas sektor
29 April 2026 15:07 WIB
Hari Otonomi Daerah, Padang Panjang perkuat komitmen pelayanan dan transparansi
27 April 2026 14:20 WIB