
Hari Otonomi Daerah, Padang Panjang perkuat komitmen pelayanan dan transparansi

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan bahwa semangat otonomi daerah harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman balai kota setempat, Senin.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan kondisi dan potensi lokal, sehingga pembangunan dapat berjalan secara adil dan merata.
“Peningkatan kapasitas daerah harus menjadi prioritas utama, terutama dalam penguatan sumber daya manusia aparatur, kapasitas keuangan daerah, serta penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Menurut dia, momentum peringatan Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik, transparansi, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, ia menilai tema tersebut mencerminkan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.
Dalam kesempatan itu, ia juga membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang menekankan pentingnya reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Imbral, Penjabat Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, para staf ahli dan asisten, kepala OPD, camat, lurah, serta undangan lainnya.
Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
