Hatta Ingatkan Kekurangan Pasokan Listrik Tahun 2017
Jumat, 20 September 2013 16:17 WIB
Pekalongan, Jawa Tengah, (Antara) - Indonesia akan alami kekurangan pasokan listrik tahun 2017 dan kondisi itu harus segera dicari solusinya agar tidak mengganggu pembangunan nasional, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa.
"Jangan sampai kita benar-benar alami defisit listrik. Kalau sampai hal itu terjadi bisa susah untuk mengembalikan," kata Hatta saat membuka Seminar "Praktik Baik: Kebijakan Inovatif Untuk Mempercepat dan Memperluas Pembangunan Ekonomi Di Daerah Otonomi", di Pekalongan, Jumat.
Hadir dalam acara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Marzan A Iskandar, serta sejumlah anggota DPR, DPRD, pejabat tinggi di lingkungan BPPT, serta Kemristek.
Dikatakan Hatta, Indonesia saat ini telah dan terus gencar mencari pasokan listrik baru melalui berbagai sumber seperti geothermal.
Menurutnya, kekhawatiran tersebut harus segera diantisipasi mengingat sejumlah investor saat ini terus berdatangan ke Indonesia.
"Setiap investor asing yang berbicara kepada saya, mereka selalu menanyakan kesiapan infrastruktur salah satunya listrik," katanya.
Gubernur Ganjar mengatakan provinsinya akan alami kekurangan pasokan listrik 2017 jika dalam beberapa tahun ini tidak segera dicari pasokan baru.
"Kita masih kurang banyak pasokan listrik dalam menunjang kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Jateng," kata Ganjar.
Dia berharap pemerintah pusat bisa menambah pasokan listrik ke provinsinya, mengingat Jateng saat ini menjadi target investor asing. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamen Ossy ingatkan pemutakhiran data digital merupakan pekerjaan rumah bersama
04 February 2026 10:12 WIB
Buka Rakerda Kanwil BPN Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN ingatkan capaian kinerja tak sekadar angka
14 January 2026 17:54 WIB
31 Personel Polres Padang Panjang naik pangkat, Kapolres ingatkan tanggung jawab dan profesionalisme
01 January 2026 12:24 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018