Logo Header Antaranews Sumbar

BGN Pasaman Barat ingatkan SPPG pantau kebersihan makanan MBG

Senin, 9 Februari 2026 18:31 WIB
Image Print
Jajaran BGN Pasaman Barat saat melakukan inspeksi di dapur SPPG Kecamatan Luhak Nan Duo bersama Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-BGN Pasaman Barat.

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) agar terus memantau kebersihan makanan dari dapur yang ada.

"Kita ingin menjaga kualitas masakan dengan menggunakan bahan berkualitas dan higienis. Pemantauan ini harus dilakukan oleh SPPG setiap hari di dapur MBG yang ada," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya selain pemantau yang dilakukan oleh petugas SPPG, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pasaman Barat agar kebersihan makanan dapat terjaga.

"Dari empat dapur MBG yang beroperasi saat ini berjalan dengan baik dan lancar. Belum ada keluhan dari penerima manfaat. Kami terus pantau agar tidak ada masalah dikemudian hari," katanya.

Dia menyebutkan hingga saat ini (MBG) telah menjangkau 9. 198 penerima manfaat dari empat SPPG yang telah beroperasi hingga saat ini.

"MBG yang telah disalurkan itu untuk ibu hamil menyusui, balita, peserta didik dan tenaga kerja didik," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani.

Menurutnya dari 9.198 itu berasal dari SPPG Aua Kuniang Kecamatan Pasaman sebanyak 2.616 penerima manfaat, dari SPPG Lingkuang Aua sebanyak 2.577 penerima manfaat, SPPG Sungai Aua sebanyak 2.640 penerima manfaat dan SPPG Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo sebanyak 1.385 penerima manfaat.

"Kita menargetkan di 11 kecamatan akan ada SPPG. Namun nanti bisa tiga sampai empat SPPG tergantung sasaran penerima manfaat," katanya.

Pihaknya kedepannya akan mulai menyalurkan MBG kepada warga lanjut usia jika dapur SPPG nya sudah berlebih atau overload.

"Jumlah dapur SPPG saya ini masih sedikit dan kita fokus kepada ibu hamil menyusui, balita, peserta didik dan tenaga kerja didik," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026