Pendeta Buddha Kamboja Desak Raja Tunda Sidang Parlemen Baru
Jumat, 20 September 2013 6:08 WIB
Phnom Penh, (Antara/Xinhua-OANA) - Lebih dari 100 pendeta Buddha Kamboja, Kamis sore (19/9), menyeru Raja Sihamoni agar menunda sidang pembukaan parlemen baru --yang dijadwalkan Senin pekan depan.
Pendeta pro-oposisi tersebut dihentikan oleh barikade polisi di dekat Istana Raja saat mereka berpawai ke tempat tersebut.
"Yang Mulia mesti menunda pembukaan Sidang Nasional sementara sengketa politik mengenai hasil pemilihan umum belum dapat diselesaikan," kata Pendeta Buddha Yin Rattanak Sotheavy saat acara tersebut kepada Xinhua, yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Negara itu menyelenggarakan pemilihan umum pada 28 Juli. Hasil resmi memperlihatkan Partai Rakyat Kamboja (CPP), yang memerintah pimpinan Perdana Menteri Hun Sen, meraih 68 dari 123 kursi di parlemen, dan oposisi Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP), pimpinan Sam Rainsy, memperoleh sisa 55 kursi.
Namun CNRP menolak hasil tersebut, dan menyatakan terjadi kecurangan serius dalam pemungutan suara.
Raja Sihamoni pada Rabu (18/9) menyeru anggota terpilih oposisi agar menghadiri sidang pembukaan parlemen pada 23 September untuk memperlihatkan persatuan nasional, Namun Sam Rainsy telah mengatakan CNRP takkan menghadiri sidang tersebut kalau tak ada penyelesaian yang layak bagi penyimpangan yang diduga dalam pemungutan suara.
Sam Rainsy juga memperingatkan agar menyerukan protes massa lagi sebelum sidang tersebut.
Perdana Menteri Hun Sen dan Sam Rainsy mengadakan pembicaraan pada Senin dan Selasa, dengan tujuan menemukan cara menembus kebuntuan politik tapi tak mencapai kesepakatan penting apa pun.
Hun Sen telah mengatakan partainya memiliki cukup banyak anggota parlemen untuk mengesampignkan boikot oposisi di parlemen dan membentuk pemerintah baru. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
214 unit kuil di Tibet mulai dibuka setelah ditutup selama wabah COVID-19
02 April 2020 7:11 WIB, 2020
Warga Dharmasraya temukan patung diduga peninggalan Kerajaan Aditiyawarman
28 May 2019 16:02 WIB, 2019
Inilah Bukti Selain Prasasti Tinggalan Hindu-Buddha yang Tidak Diketahui Selama Ini
13 December 2017 16:51 WIB, 2017
Penganut Agama Buddha, Keluarga Buddhayana Indonesia Kutuk Kekerasan di Rakhine
03 September 2017 19:59 WIB, 2017
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018