Kolombia Tangkap 16 Pedagang Narkotika
Kamis, 19 September 2013 10:39 WIB
Bogota, (Antara/Xinhua-OANA) - Polisi Kolombia telah menangkap 16 pedagang narkotika dari gerombolan penjahat yang berkembang dan membagikan barang haram melalui jaringan toko kecil di kota besar utama di negeri itu, demikian pengumuman polisi pada Rabu (18/9).
"Empat tersangka tertangkap basah sedang mengangkut ribuan kologram marijuana dengan menggunakan truk ... di Bogota," kata polisi nasional di dalam komunike di jejaringnya.
"Organisasi penjahat tersebut yang telah dilucuti diketahui sebagai pemasok marijuana di Bogota ... dan di Medellin," kata polisi.
Jaringan itu membayar "pajak gram" atas marijuana ke kelompok pemberontak bersenjata yang terbesar di negeri tersebut --Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), kata polisi sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Polisi menambahkan kelompok itu "mengkhususkan diri pada produksi satu jenis marijuana yang dikenal dengan nama Creepy --yang dalam beberapa kasus dibeli oleh pemberontak sendiri".
Pemerintah Kolombia seringkali menuduh FARC terlibat dalam penyelundupan narkotika, tuduhan yang dibatan oleh pemberontak tersebut. FARC dan pemerintah saat ini mengadakan pembicaraan perdamaian di Havana, Kuba, guna mengakhiri lima dasawarsa pertempuran. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018