Bogota, (Antara/Xinhua-OANA) - Polisi Kolombia telah menangkap 16 pedagang narkotika dari gerombolan penjahat yang berkembang dan membagikan barang haram melalui jaringan toko kecil di kota besar utama di negeri itu, demikian pengumuman polisi pada Rabu (18/9). "Empat tersangka tertangkap basah sedang mengangkut ribuan kologram marijuana dengan menggunakan truk ... di Bogota," kata polisi nasional di dalam komunike di jejaringnya. "Organisasi penjahat tersebut yang telah dilucuti diketahui sebagai pemasok marijuana di Bogota ... dan di Medellin," kata polisi. Jaringan itu membayar "pajak gram" atas marijuana ke kelompok pemberontak bersenjata yang terbesar di negeri tersebut --Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), kata polisi sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Polisi menambahkan kelompok itu "mengkhususkan diri pada produksi satu jenis marijuana yang dikenal dengan nama Creepy --yang dalam beberapa kasus dibeli oleh pemberontak sendiri". Pemerintah Kolombia seringkali menuduh FARC terlibat dalam penyelundupan narkotika, tuduhan yang dibatan oleh pemberontak tersebut. FARC dan pemerintah saat ini mengadakan pembicaraan perdamaian di Havana, Kuba, guna mengakhiri lima dasawarsa pertempuran. (*/sun)