Panitia Kontes Miss World 2013 Rugi Besar
Senin, 16 September 2013 15:25 WIB
CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Antara)
Jakarta, (Antara) - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo selaku panitia penyelenggara Miss World 2013 menyatakan merugi besar sebab seluruh rangkaian kontes ratu kecantikan tersebut harus dipindah ke Bali.
"Tanpa dipindah juga kami sudah rugi, apalagi dipindah karena persiapan tiga tahun harus dikompres dengan persiapan tiga hingga empat hari," kata Hary Tanoesoedibjo dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Ia menyatakan kerugian materi bukanlah suatu hal utama, dan enggan menyebutkan berapa nilai yang harus ditanggungnya akibat pemindahan tersebut.
Pemindahan rangkaian kegiatan Miss World 2013 tidak hanya mencakup soal kegiatan para peserta, tetapi juga akomodasi para pendukung acara termasuk kerabat dan utusan negara.
Ia mengaku akan membicarakan hal tersebut ke para pihak pendukung acara tersebut.
"Pokoknya fokus sekarang adalah menyelamatkan acara ini supaya nama Indonesia tetap baik. Boleh ada masalah di dalam negeri, tapi di luar negeri harus tetap jaga kewibawaan sebagai bangsa," tuturnya.
Kontes kecantikan sedunia itu diikuti oleh 129 peserta, dan disiarkan ke 186 negara di seluruh dunia, dan semula malam puncaknya akan diselenggarakan di Sentul, Jawa Barat.
Hary mengklaim inilah acara terbesar yang diliput oleh seluruh dunia sehingga diharapkan bisa mengangkat citra bangsa dan mempromosikan pariwisata Indonesia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati HSP Ke-96, Pemko Padang Gelar Kontes Batu Akik, Pameran Bonsai dan Lomba Burung Balam
03 November 2024 4:49 WIB, 2024
Kontes Ternak dan Livestock Expo 2024: Meningkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Sumbar
23 October 2024 16:59 WIB, 2024
Pesawat tanpa awak berbahan serat rami Unand ikuti Kontes Robot Indonesia di Lampung
20 September 2023 12:29 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018