Petani Karet Thailand Tegaskan Unjukrasa Kembali pada Sabtu
Senin, 9 September 2013 16:06 WIB
Prachuap Khiri Khan, (Antara/TNA-0ANA) - Petani karet di 16 provinsi selatan menegaskan tekad kuat menggelar unjukrasa pada Sabtu guna menentang penolakan pemerintah untuk menjanjikan harga karet 95 bath sekilogram.
Santad Dejketd, pemimpin petani di Prachuap Khiri Khan, mengatakan petani karet sepakat meminta jaminan harga akhir 95 bath sekilo, naik dari 90 bath sekilo seperti yang diberikan pemerintah.
Ia juga meminta pihak berwenang untuk segera menemukan orang yang bertanggung jawab pembakaran dua kendaraan media Sabtu pagi, dengan menambahkan bahwa insiden itu terjadi setelah pengunjuk rasa sudah bubar dari lokasi demonstrasi.
Tanet Sunthornsuk, komandan polisi Prachuap Khiri Khan, mengatakan polisi akan segera mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap orang-orang menghasut kerusuhan selama demonstrasi petani Kamis lalu, dan menambahkan bahwa polisi memiliki klip video tersangka.
Dia mengatakan empat kompi polisi anti huru-hara telah dikerahkan di Jalan Petchkasem di Ban Thammarat di Kabupaten Bang Sapan untuk menjaga ketertiban umum dan siap untuk putaran baru demonstrasi pada Sabtu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga terjebak banjir di Aia Gadang Pasaman Barat diseberangi pakai sampan-perahu karet (Video)
27 November 2025 14:06 WIB
Polisi tangkap residivis narkoba kasus pencurian 900 Kilogram karet di Pasaman
12 September 2025 16:59 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018