Pengunjung Perpustakaan Daerah Sumbar Turun
Senin, 12 November 2012 15:52 WIB
Padang, (ANTARA) - Jumlah pengunjung perpustakaan daerah Sumatera Barat mengalami penurunan sejak pindah alamat ke Kompleks GOR Agus Salim Padang.
Saat ini rata-rata jumlah pengunjung perpustakaan daerah hanya sekitar 150 orang dan jumlah tersebut jauh berkurang dibandingkan saat perpustakaan daerah berada di Jl Pramuka Khatib Sulaiman, kata Kasubdit Pelayanan Umum Perpustakaan Daerah Sumbar Demiaty P di Padang, Senin.
Menurut dia, penyebab berkurangnya pengunjung diduga karena tidak mengetahui lokasi yang baru.
Ia menyebutkan, karena gedung perpustakaan Sumbar roboh akibat gempa pada September 2009 hingga saat ini belum ada gedung yang permanen sehingga harus berpindah alamat sebanyak dua kali hingga saat ini.
Sementara gedung yang ada saat ini juga dinilai belum representatif karena terbatasnya daya tampung pengunjung serta lokasi yang kurang strategis.
Disebutkannya, hingga saat ini anggota perpustakaan daerah mencapai 2.00 orang, namun karena keterbatasan tempat banyak pengunjung yang hanya sebatas mencari buku saja.
Padahal sebelumnya gedung perpustakaan daerah cukup ramai dikunjungi dan banyak menghabiskan waktunya untuk membaca buku.
Kemudian, akibat gempa 2009, banyak arsip, buku, dan beberapa komputer yang tertimbun reruntuhan gempa, menyebabkan arsip anggota perpustakaan hilang.
Saat ini masih ada sebagian anggota lama yang masih aktif, dan sebagian sudah tidak aktif lagi dimana tidak pernah lagi datang keperpustakaan.
Ia menyebutkan, saat ini koleksi buku yang dimiliki perpustakaan daerah Sumatera Barat berjumlah sekitar 18.000 eksemplar. (*/wan/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perkuat literasi, Pemkab Pasaman percepat akreditasi 150 buah perpustakaan
07 October 2025 17:47 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018