India Katakan Tentara Khusus Pakistan Terlibat Serangan Kashmir
Kamis, 8 Agustus 2013 16:35 WIB
New Delhi, (Antara/AFP) - Pemerintah India pada Kamis mengatakan pasukan khusus dari tentara Pakistan terlibat dalam serangan mematikan terhadap pasukannya di Kashmir, dalam tuduhan langsung pertama atas keterliban militer Pakistan.
Menteri Pertahanan AK Antony juga mengisyaratkan aksi militer bersama memperkuat Garis Kontrol (LoC) di wilayah Himalaya yang disengketakan di mana penyergapan Senin malam menunjukkan lima tentara India tewas.
"Sudah jelas sekarang bahwa pasukan spesialis tentara Pakistan terlibat dalam serangan ini," kata Antony kepada parlemen.
"Tidak ada yang terjadi dari sisi LoC Pakistan tanpa dukungan,
bantuan, fasilitas dan sering keterlibatan langsung tentara Pakistan, "katanya.
Pernyataan tegas Antony muncul setelah oposisi marah
menuduh menteri sengaja memilih untuk tidak menyalahkan tentara Pakistan atas serangan itu, di tengah upaya untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian dengan Pakistan.
Wilayah Himalaya indah Kashmir terbagi antara India dan
Pakistan dengan diawasi PBB LoC, perbatasan de facto, tetapi diklaim secara penuh oleh kedua negara. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinas Perikanan Pasaman Barat katakan 70 persen nelayan di daerah itu masih tradisional
03 September 2023 17:46 WIB, 2023
Ferdy Sambo katakan siap bertanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukannya
01 November 2022 14:01 WIB, 2022
Jaksa Agung katakan penerapan hukuman mati koruptor perlu dikaji bersama
18 November 2021 12:32 WIB, 2021
Pelatih Persib katakan Ezechiel tak turun lawan Bhayangkara karena belum fit
24 October 2019 6:14 WIB, 2019
Dipertanyakan banyak pihak, Menteri Kelautan katakan tetap lakukan penenggelaman
23 October 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018