Waspadai Empat Titik Rawan Jalintim Palembang-Lampung
Rabu, 7 Agustus 2013 14:33 WIB
Palembang, (Antara) - Petugas Satuan Patroli Jalan Raya Polda Sumatera Selatan mengimbau kepada pemudik Lebaran yang akan melintasi Jalur Lintas Timur dari arah Palembang menuju Lampung dan sebaliknya agar mewaspadai empat titik rawan kecelakaan lalu lintas jalur tersebut.
Berdasarkan data terdapat empat titik rawan kecelakaan lalu lintas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera dari arah Palembang menuju Lampung yakni di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel seperti tikungan Air Jernih Desa Mulya Guna, Teluk Gelam, tikungan Ponpes Desa Bumi Agung, tikungan pangkal jembatan Desa Tebing Suluh, dan tikungan Desa Dabuk Rejo, Lempuing, kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumatera Selatan Pos Induk Lempuing OKI AKP Bambang Eka yang dihubungi per telepon dari Palembang, Rabu.
Menurutnya, titik rawan tersebut diperoleh berdasarkan pemetaan daerah rawan kecelakaan lalu lintas serta seringnya terjadi kecelakaan pada empat titik Jalintim wilayah kerjanya itu.
Imbauan itu selalu disampaikan kepada pengemudi kendaraan bermotor yang mampir ke posko mudik Lebaran untuk istirahat atau sekedar bertanya arah jalan di sepanjang Jalintim wilayah Kabupaten OKI itu, katanya.
Dijelaskannya, informasi tersebut terus disosialisasikan untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna Jalintim terutama ketika melintasi wilayah Kabupaten OKI, Sumsel, agar terhindar dari musibah kecelakaan lalu lintas yang bisa menghambat perjalanan mudik Lebaran.
Mengenai kondisi Jalintim di wilayah OKI ini, secara umum cukup baik karena sebelum musim mudik Lebaran telah dilakukan perbaikan oleh Dinas PU Sumsel terutama pada ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.
Dengan gencarnya imbauan kepada pengguna jalan mengenai sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas yang harus diwaspadai, arus mudik di Jalintim OKI ini cukup lancar walaupun sekarang ini kondisinya ramai dilewati kendaraan pemudik.
Jalintim di wilayah Sumsel ini tidak terlalu lebar, sehingga perlu dijaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintasnya agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas atau hal-hal yang dapat menghambat arus lalu lintas.
Jika dalam kondisi lalu lintas ramai seperti sekarang ini terjadi kasus kecelakaan lalu lintas bisa menimbulkan kemacetan yang panjang dan dapat mengganggu perjalanan mudik masyarakat yang akan pulang kampung untuk berlebaran bersama keluarga, kata dia pula. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
44.193 wisatawan kunjungi objek wisata Pariaman dalam empat hari pelaksanaan Piaman Barayo
26 March 2026 8:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018