
Jalan penghubung empat desa di Muara Enim nyaris putus akibat longsor

Muara Enim (ANTARA) - Jalan penghubung Desa Tanjung Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dengan empat desa lainnya nyaris putus akibat longsor yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
Kepala BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Baturaja, Sumsel, Sabtu, mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB menyebabkan jalan utama di Desa Tanjung Agung amblas ke jurang.
Dia mengatakan, badan jalan akses penghubung antar desa tersebut longsor sepanjang 15 meter dengan ketinggian 7 meter yang berpotensi putus total.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat bencana alam aktivitas masyarakat di beberapa desa meliputi Tanjung Agung, Cahaya Alam, Datar Lebar, dan Desa Pelakat menjadi terganggu.
Mendapat laporan dari masyarakat pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan kaji cepat lintas sektor di titik lokasi longsor.
BPBD Muara Enim memasang rambu-rambu peringatan dini di lokasi longsor untuk mengedukasi masyarakat, terutama para pengendara agar lebih waspada saat melintas di jalur tersebut.
"Arus lalu lintas kendaraan, khususnya roda empat untuk sementara waktu hanya bisa dilewati satu arah dengan cara bergantian dan ekstra berhati-hati," katanya.
Menurutnya, area longsor diperlukan upaya perbaikan permanen dengan segera oleh tim teknis dinas terkait untuk mengantisipasi bencana alam susulan yang dapat memutus akses jalan utama antar desa di wilayah setempat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Muara Enim untuk segera melakukan perbaikan pada jalan amblas agar tidak membahayakan pengguna jalan," ujar dia.
BPBD merekomendasikan agar perbaikan permanen segera dilakukan menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT) guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada badan jalan.
"Selain itu, dua titik lain yang teridentifikasi berpotensi tinggi mengalami longsor akan diusulkan penanganannya melalui anggaran perubahan 2026 oleh Dinas PUPR," ujar dia.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
