Kakek Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Sepeda Motor
Minggu, 14 Oktober 2012 20:14 WIB
Simpang Ampek, Sumbar, (ANTARA) - Rusli (70), seorang kakek pejalan kaki tewas tertabrak sepeda motor Yamaha Jupiter di jalan umum Kapa Sarok, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, Sabtu (13/10) malam.
"Kecelakaan itu juga mengakibatkan pengendara, Yusrizal (45) dan anaknya M Fajar (10) mengalami luka berat," kata Kasat Lantas Polres Pasaman Barat AKP Arie Sofandi Paloh didampingi Kanit Laka, Ipda Nofirman di Simpang Ampek, Minggu (14/10).
Dia mengatakan, korban tertabrak oleh sepeda motor BA 4371 QY yang dikendari Yusrizal (45). Korban tewas ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit Ibnu Sina Yarsi Simpang Ampek karena mengalami luka berat.
Menurut dia, kecelakaan itu berawal ketika Yusrizal (45) melaju kencang dengan mengendara sepada motornya membonceng anaknya, M Fajar (10), datang dari arah Sasak menuju Simpang Ampek. Namun, ketika di lokasi kejadian, korban langsung menabrak korban yang sedang berjalan kaki di sebelah kiri yang searah dengan sepeda motor itu.
"Kita menduga, pengendara kurang hati-hati dan tidak memperhatikan kalau ada pejalan kaki yang searah dengannya. Dia langsung menambrak korban hingga terpelanting dan terjatuh," katanya.
Ketiga korban mengalami luka-luka di bagian kepala, tangan patah serta luka memar serta luka-luka cukup parah di bagian kepala serta mengeluarkan darah di bagian mulutnya.
Usai kecelakaan itu, ketiga korban langsung dilarikan warga ke rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Simpang Ampek. Namun, belum sampai di rumah sakit itu, korban meninggal dunia.
"Sepeda motor sudah kita amankan di Sat Lantas Polres Pasaman Barat untuk proses lebih jauh. Sementara pengendara dengan anaknya masih memperoleh perawatan di rumah sakit," katanya.
Dia menjelaskan, Pasaman Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki angka kecelakaan lalu-lintas setiap tahun. Selain tingkat kesadaran pengendara masih rendah juga jumlah volume kendaraan setiap tahun semakin beertambah, sementara kondisi jalan masih sempit.
"Kesadaran berlalu-lintas harus datang dari pengendara sendiri karena tanpa mereka sadari kelalaian dalam berkendaraan akan menyebabkan kecelakaan," katanya. (*/alm/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Grill trotoar lenyap dipreteli OTK, Wako imbau warga untuk saling menjaga
19 July 2022 19:31 WIB, 2022
Seorang pejalan kaki tewas mengenaskan akibat ditabrak truk pengangkut tanah
07 November 2019 7:05 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018