Penuhi hak pejalan kaki, Tanah Datar sudah perbaiki 60 titik trotoar

id revitalisasi trotoar,Batusangkar

penampakan trotoar di kawasan lapangan Cindua Mato Batusangkar Senin (1/7) (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Batusangkar,  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sudah memperbaiki 60 titik trotoar di daerah itu untuk memenuhi kenyamanan hak pejalan kaki yang melintas.

"Dalam satu tahun kita melakukan empat kali perawatan trotoar, jika ditotalkan 60 titik sudah kita revitalisasi untuk kenyamanan pejalan kaki," kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Tanah Datar, Lovely Harman di Batusangkar, Senin.

Ia mengatakan 60 titik tersebut tersebar di seluruh wilayah di Tanah Datar. Adapun perbaikan trotoar yang paling dianggap sempurna adalah perbaikan trotoar di Jalan Soekarno-Hatta, Sudirman, Jalan Malana, dan sekitaran lapangan Cindua Mato di Kota Batusangkar.

Jalan tersebut juga dilengkapi dengan kursi yang diberikan Dinas Lingkungan Hidup setempat, sehingga membuatnya menyerupai tatanan Kota Bandung.

Selain memberikan kecantikan tatanan kota, menurutnya merevitalisasi trotoar juga berdampak dalam meminimalisasi kecelakaan dan menghindari terjadinya kemacetan di jalan raya.

Ia menjelaskan revitalisasi trotoar adalah menjadi salah satu fokus pemerintahan Kabupaten Tanah Datar dalam memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki. Lebih kurang menghabiskan dana sekitar Rp200 juta setiap tahun.

"Uang sekitar Rp200 juta tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki trotoar dan segala yang akan merusaknya, seperti bibir jalan yang berlubang dan saluran irigasi yang bocor sehingga berdampak bagi trotoar," ujarnya.

Sementara Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan dengan direvitalisasinya trotoar di Batusangkar membuat ibukota kabupaten itu semakin bersih dan indah sehingga membuat pengunjung jadi nyaman.

Ia mengaku selain merenovasi trotoar, Pemkab Tanah Datar juga akan merevitalisasi lapangan Cindua Mato menjadi tempat bermain yang dilengkapi dengan arena olahraga, taman baca, tempat bermain anak, dan tempat pendukung lainnya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar