Menag: Pelaku Bom Tak Hormati Ramadhan
Senin, 5 Agustus 2013 9:23 WIB
Jakarta, (Antara) - Menteri Agama Suryadhama Ali menilai pelaku bom Vihara Ekayana tidak menghargai bulan Ramadhan, sehingga dikategorikan terkutuk dan biadab.
"Umat sebaiknya tidak usah terpancing dan terprovokasi dengan kejadian ini," kata Menag Suryadhama kepada pers di Jakarta, Senin.
Hal itu dikatakan saat dirinya meninjau lokasi Vihara yang meledak karena bom, Minggu (4/8) jam 20.00 WIB.
Dikatakan Menag kejadian ini diharapkan tidak akan mengganggu hubungan Islam dan Budha secara umum.
"Saya mengajak agar umat tidak terprovokasi dengan kejadian itu," ucap Menag.
Menag berada di vihara sekitar 30 menit untuk meninjau lokasi yang terjadi kerusakan.
Saat ini lokasi kejadian mendapat pengawalan ketat dari polisi dan pintu gerbang ditutup rapat saat Menag Suryadharma pulang.
Sebuah ledakan keras terjadi di Vihara Ekayana di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Lokasi Vihara itu terletak di salah satu pemukiman padat warga sebuah kompleks elit di Jakarta Barat. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018