Stasiun Gambir Perketat Patroli Keamanan
Sabtu, 3 Agustus 2013 19:25 WIB
Jakarta, (Antara) - Stasiun Gambir memperketat patroli untuk meningkatkan keamanan dengan menambah jumlah personil keamanan hingga dua kali lipat.
"Mobilitas patroli kami perketat dengan menambah personil. Pada hari biasa hanya 25 hingga 30 orang dan menyambut arus mudik ini kami kerahkan 60 orang," ujar Kepala Stasiun Gambir Edy Kuswoyo di Jakarta, Sabtu.
Edy mengatakan, situasi Stasiun Gambir saat arus mudik relatif aman, karena tidak ada laporan kehilangan barang berharga dari penumpang sejak 2012.
Menurut Edy, keamanan dapat terjaga karena petugas keamanan berjaga secara bergantian selama 24 jam memantau keadaan dan situasi stasiun.
"Pencopetan cenderung tidak ada, bahkan dari tahun kemarin, karena keamanan di sini memang cukup ketat. Jadi hal-hal tentang tindak kejahatan itu nol persen," kata Edy.
Edy menambahkan, pihak stasiun juga bekerja sama dengan beberapa instansi lain untuk menjaga keamanan selama arus mudik, seperti anggota Brimob, Polda, Koramil, Polsek dan Polres.
Meskipun demikian, pihak stasiun menyediakan posko keamanan yang dapat digunakan penumpang untuk melaporkan apabila terjadi kehilangan barang.
Kepala Posko Keamanan Stasiun Gambir Kompol Kasmono mengatakan bahwa pihaknya kerap menerima laporan kehilangan dari para penumpang, namun kejadian tersebut tidak terjadi di Stasiun Gambir.
"Jadi, misalnya mereka kehilangan Kartu Tanda Penduduk, itu laporan ke kami, tapi sebenarnya hilang saat perjalanan menuju stasiun," kata Kasmono.
Menurut Kasmono, kondisi keamanan Stasiun Gambir relatif aman, karena laporan kehilangan dari para penumpang cenderung tidak ada. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim Unand beri edukasi bahaya paparan panas bagi petani gambir di Pesisir Selatan
19 November 2025 21:07 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018