
Tim Unand beri edukasi bahaya paparan panas bagi petani gambir di Pesisir Selatan

Painan (ANTARA) - Tim pengabdian masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas bersama dengan dosen dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknologi Pertanian, melaksanakan kegiatan edukasi tentang bahaya paparan panas (heat stress) bagi kelompok tani pengolah gambir di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Oktober 2025 ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai risiko kesehatan yang dapat muncul selama proses pengolahan gambir, terutama pada tahap perebusan dan pengasapan yang menimbulkan suhu tinggi di area kerja.
Ketua tim pengabdian, Fea Firdani bersama tim Hendra Saputra dan Afrima Sari, menjelaskan bahwa hasil pengamatan dan wawancara menunjukkan mayoritas petani bekerja dalam kondisi panas.
“Paparan panas berasal dari tungku perebusan, uap air yang tertangkap. Kombinasi ini membuat petani rentan mengalami pusing, dehidrasi, kram otot, hingga kelelahan,” ujarnya.
Tim memberikan materi interaktif mengenai cara mengenali gejala heat stress, pentingnya menjaga asupan cairan selama bekerja, serta anjuran penerapan pola istirahat yang lebih baik.
Petani juga diberi penjelasan terkait langkah-langkah sederhana untuk memperbaiki ventilasi pondok agar panas dan asap tidak terakumulasi.
Diharapkan dengan edukasi tersebut, kesehatan petani gambir di Sumbar terutama di Pesisir Selatan semakin terjaga.*
Pewarta: Hendra Saputra
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
