Pelabuhan Merak Relatif Normal
Selasa, 30 Juli 2013 14:39 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Merak, (Antara) - Pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni menjelang Lebaran 2013 relatif normal dan tidak telihat lonjakan penumpang pejalan kaki maupun antrean kendaraan di dermaga pelabuhan.
"Kami memperkirakan lonjakan mudik Lebaran pada H-3," kata Humas PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario Sardadi Oetomo di Merak, Selasa.
Penumpang pejalan kaki dan penumpang di atas kendaraan masih stabil dan kendaraan pribadi tampak sepi, begitu juga arus kendaraan pemudik yang ada di Dermaga I, II, III dan IV Pelabuhan Merak berjalan lancar.
Meskipun Dermaga V tidak difungsikan akibat roboh jembatan tersebut, tetapi arus kendaraan tidak ada masalah.
"Seluruh penumpang dan kendaraan bisa diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung," katanya.
Ia menyebutkan, PT ASDP Merak mengoperasikan sebanyak 28 kapal "roll on roll off" atau "roro", sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan.
Bahkan, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Merak bisa 40 menit diberangkatkan penyeberangan Merak-Bakauheni.
"Kami akan menambah kapal lagi jika terjadi lonjakan pemudik yang hendak ke Pulau Sumatera itu," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya memperkirakan mobil pribadi yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni mencapai 2.300 unit, sedangkan jumlah penumpang pejalan kaki sekitar 1.200 orang.
Dengan begitu, kata dia, Pelabuhan Merak masih normal dan belum terlihat lonjakan arus pemudik.
"Kami terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan agar mereka lancar dan selamat hingga tujuan," katanya.
Menurut dia, selama ini cuaca Perairan Selat Sunda relatif baik dan kedatangan kapal yang bersandar di Pelabuhan Merak tepat waktu.
Cuaca baik ini, ujar dia, tentu berdampak positif terhadap keselamtan penumpang.
"Kita berharap arus mudik lebaran 2013 aman, kondusif dan selamat," ujarnya.
Pantauan menunjukkan, ratusan kendaraan pribadi antre di Dermaga II Pelabuhan Merak dengan tertib dan secara bergiliran mereka naik ke atas kapal roro untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung.
"Kami hanya butuh waktu 40 menit bisa diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung," kata Yulianto, seorang sopir pribadi yang hendak menuju Jambi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018