PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Dewan Keamanan (DK) PBB, Selasa (16/7), kembali menyampaikan keprihatinannya mengenai kegiatan dan kekerasan terhadap warga sipil di Wilayah Sahel dan menyeru negara terkait agar menjamin kestabilan serta pembangunan di wilayah Afrika Barat tersebut. "Dewan Keamanan tetap sangat prihatin dengan kegiatan di Wilayah Sahel oleh berbagai organisasi ..., termasuk Al Qaida di Maghribi Islam dan Gerakan bagi Persatuan dan Jihad di Afrika Barat serta kembali menyampaikan pengutukan atas serangan ... baru-baru ini," kata badan 15-anggota trsebut di dalam satu pernyataan. Dewan itu juga menyampaikan keprihatinan mengenai konflik bersenjata, penyebaran senjata, penyelundupan narkotika dan kejahatan lain yang terorganisir di wilayah tersebut serta kaitannya dengan aksi teror. Dewan tersebut menyeru negara di Wilayah Sahel, Afrika Barat dan Maghribi agar mengembangkan strategis efektif untuk memerangi aksi teror dan kejahatan terorganisir serta mencegah penyebaran senjata, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang. Sementara itu, DK juga menekankan pentingnya berbagai informasi dan kerja sama antara PBB, Forum Kontra-Teror Global, Uni Afrika dan organisasi lain. Di dalam pernyataan itu, Dewan tersebut mengatakan DK mengakui bhawa diperkokohnya lembaga nasional, ekonomi dan pembangunan sosial, dihormatinya hak asasi manusia dan peraturan perlu dilakukan guna menjamin kestabilan serta pembangunan di Wilayah Sahel. (*/sun)