BNPB Cek Dampak Gempa Malang
Senin, 8 Juli 2013 9:56 WIB
Sutopo Purwo Nugroho
Jakarta, (Antara) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan pengecekan kemungkinan adanya korban dan kerusakan bangunan terkait terjadi gempa yang terjadi di Malang, Jawa Timur, pada Senin pukul 09.13 WIB.
"Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami,kita masih melakukan pengecekan untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin.
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, terjadi gempa 5,9 SR pada Senin (8/7) pukul 09:13:39 WIB, di koordinat 9.16 LS, 113.00 BT, kedalaman 10 Km. Pusat gempa berada di Samudera Hindia yaitu 112 km Tenggara Malang (Jatim), 114 km Barat Daya Lumajang (Jatim), 130 km Barat Daya Jember (Jatim) atau 202 km Tenggara Surabaya.
Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke beberapa daerah. Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malang dilaporkan gempa terasa sedang selama tiga hingga lima detik.
Lampu di dalam gedung bergoyang,namun tidak ada kerusakan di Kota Malang, masyarakat sebagian keluar rumah.
Di Bondowoso, gempa terasa cukup kuat selama lima detik. Masyarakat yang di gedung RS Bondowoso segera keluar gedung dan dilaporkan sementara tidak ada kerusakan
Sementara di Jember gempa dirasakan cukup kuat selama lima detik, masyarakat sebagian keluar rumah dan tidak ada kerusakan.
Berdasarkan peta guncangan gempa menunjukkan intensitas III MMI (lemah) di selatan wilayah Jawa Timur. Sumber gempa berada di bagian dalam zona subduksi atau pertemuan lempeng tektonik antara lempeng Hindia Australia dan Eurasia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cek fakta, Pemprov DKI Jakarta habiskan Rp100 miliar untuk bongkar tiang monorel
29 January 2026 11:14 WIB
Cek fakta, video TNI bangun jembatan darurat bencana Sumatera dalam semalam
25 January 2026 14:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018