Hatta: Ada Kesalahan Manusia Dalam Pembagian Blsm
Sabtu, 6 Juli 2013 18:58 WIB
Hatta Rajasa
Yogyakarta, (Antara) - Pemerintah mengakui adanya kesalahan manusia dalam pendistribusian bantuan langsung sementara masyarakat sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.
Hatta Rajasa saat berada di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan dari 15,5 juta penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), ada hal-hal yang bersifat kesalahan manusia seperti ada yang meninggal, pindah tempat, ada yang seharusnya tidak menerima tapi diberikan.
"Hal-hal seperti itu, pasti ada. Tapi jika dibandingkan dengan pembagaian bantuan langsung tunai (BLT), pembagian BLSM jauh lebih baik," kata dia.
Menurut dia, dengan adanya kartu perlindungan sosial (KPS) yang akan membuktikan orang yang berhak, meski ada yang lebih berhak tidak mendapat bantuan.
"Itu kita perbaiki. Sekarang sudah ada puluhan ribu kartu BLMS masyarakat yang diterima masyarakat mampu diperbaiki. Yang penting bukan berhenti pada hal-hal yang keliru atau tidak keliru, tapi apakah kita punya kemampuan untuk memperbaiki yang keliru," kata Hatta.
Terkait berbagai kasus di daerah yang menghentikan pembagian BLSM dan BPS tidak mau dikambinghitamkan dalam pembagian BLSM, menurut Hatta, itu bukan dihentikan melainkan belum dibagikan untuk memastikan masyarakat yang berhak menerima.
"Ya memang tidak ada yang perlu dikambinghitamkan. Sekarang yang terpenting memperbaiki yang kurang," katanya.
Selain itu, ia mengatakan, masyarakat dapat mengambil BLSM dengan segera. Masyarakat dapat mengambil bantuan hingga akhir tahun.
"BLSM ini bagi yang belum mengambil atau tertunda mengambilnya bisa sampai akhir tahun, masih bisa. Empat bulan itu pembaginan KPS, tapi mengambilnya boleh sampai akhir tahun," kata dia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketahui ada PELATARAN, masyarakat cari informasi layanan pertanahan di hari libur
09 February 2026 16:17 WIB
Pengurus Pusat IKA FK Unand 2025-2030 dikukuhkan, "haramkan" ada mahasiswa putus kuliah karena biaya
01 February 2026 19:48 WIB
Terus melonjak, emas di Pegadaian Jumat (30/01/2026) hari ini ada yang tembus Rp3,275 juta/gr
30 January 2026 6:39 WIB
Harga emas Pegadaian ada yang tembus Rp2,82 juta/gr, hari ini Rabu (21/01/2026)
21 January 2026 7:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018