Kejaksaan Mesir Perintahkan Tangkap Pejabat Tinggi Ikhwanul
Kamis, 4 Juli 2013 17:37 WIB
Kairo, (Antara/Reuters) - Kantor kejaksaan Mesir pada Kamis
memerintahkan penangkapan atas pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie, dan wakilnya, Khairat el-Shater, kata sumber peradilan dan militer setelah tentara menggulingkan Presiden Mohammad Moursi.
Shater, pengusaha kaya dipandang sebagai ahli strategi politik Ikhwanul Muslimin, adalah calon pilihan pertama kelompok untuk duduk dalam pemilihan presiden pada tahun lalu.
Tapi, ia didiskualifikasi dari pemilihan presiden karena keyakinan akan masa lalunya, yang memaksa Moursi menggantikannya.
Sementara itu, Ketua Mahkamah Konstitusi Mostasyar Adly Mansour (68 tahun) pada Kamis resmi dilantik sebagai presiden peralihan Mesir menggantikan Mohammad Moursi yang dilengserkan militer pada Rabu malam.
Adly diambil sumpah di Kantor Mahkamah Konstitusi di Kairo di depan Majelis Mahkamah Konstitusi.
Situasi di Kairo dilaporkan masih panas sehingga beberapa negara mengeluarkan peringatan bagi para warganya agar berhati-hati dan menjauhi daerah ajang unjukrasa. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mesir melangkah ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 6:29 WIB
Lima pelajar asal Pariaman lanjutkan pendidikan tinggi ke Mesir dan Arab Saudi
12 September 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018