Banjir ancam Tanjungpinang
Jumat, 10 Desember 2021 8:09 WIB
Banjir menggenangi salah satu ruas jalan di Tanjungpinang. (ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tanjungpinang menyatakan banjir masih menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sejumlah kawasan di ibu kota Kepulauan Riau itu.
Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang Zulhidayat, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan awalnya, jumlah lokasi yang rawan banjir saat hujan deras sebanyak 32 lokasi. Pemerintah Tanjungpinang tidak dapat menangani persoalan banjir ini secara menyeluruh karena terkendala anggaran dan lahan.
Namun, dalam tahun ini, banjir di sejumlah kawasan sudah berhasil diatasi seperti Perumahan Seraya, Bumi Indah, dan sekitar Perumahan Permata Galaxi. Balai Wilayah Sungai Wilayah IV bantu tangani banjir di Perumahan Galaxi.
Pengendalian banjir juga mendapat bantuan dari para pengusaha perumahan, seperti PT Sinar Bahagia menghibahkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk membangun kolam resapan air atau kolam retensi.
Selain itu, pemerintah juga sedang mengerjakan normalisasi drainase di sekitar Perumahan Bandara Asri, Sungai Carang, dan Jalan Cendrawasi.
"Sekarang tinggal 26 titik rawan banjir," ujarnya.
Ia mengemukakan lokasi banjir yang diprioritaskan untuk segera diperbaiki di Jalan Yudhowinangun, Jalan Bhayangkara, dan Perumahan Taman Harapan Indah.
"Ini pekerjaan rumah kami, yang harus diselesaikan," ujarnya.
Zulhidayat mengatakan permasalahan banjir ini harus ditangani bersama, jangan hanya mengandalkan pemerintah daerah. Ia yakin kendala yang dihadapi Pemda dalam menangani persoalan banjir ini dapat diselesaikan bila seluruh pihak terkait kompak.
"Kalau kita semua kompak, saya yakin selesai permasalahan banjir di Tanjungpinang," ucapnya.*
Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang Zulhidayat, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan awalnya, jumlah lokasi yang rawan banjir saat hujan deras sebanyak 32 lokasi. Pemerintah Tanjungpinang tidak dapat menangani persoalan banjir ini secara menyeluruh karena terkendala anggaran dan lahan.
Namun, dalam tahun ini, banjir di sejumlah kawasan sudah berhasil diatasi seperti Perumahan Seraya, Bumi Indah, dan sekitar Perumahan Permata Galaxi. Balai Wilayah Sungai Wilayah IV bantu tangani banjir di Perumahan Galaxi.
Pengendalian banjir juga mendapat bantuan dari para pengusaha perumahan, seperti PT Sinar Bahagia menghibahkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk membangun kolam resapan air atau kolam retensi.
Selain itu, pemerintah juga sedang mengerjakan normalisasi drainase di sekitar Perumahan Bandara Asri, Sungai Carang, dan Jalan Cendrawasi.
"Sekarang tinggal 26 titik rawan banjir," ujarnya.
Ia mengemukakan lokasi banjir yang diprioritaskan untuk segera diperbaiki di Jalan Yudhowinangun, Jalan Bhayangkara, dan Perumahan Taman Harapan Indah.
"Ini pekerjaan rumah kami, yang harus diselesaikan," ujarnya.
Zulhidayat mengatakan permasalahan banjir ini harus ditangani bersama, jangan hanya mengandalkan pemerintah daerah. Ia yakin kendala yang dihadapi Pemda dalam menangani persoalan banjir ini dapat diselesaikan bila seluruh pihak terkait kompak.
"Kalau kita semua kompak, saya yakin selesai permasalahan banjir di Tanjungpinang," ucapnya.*
Pewarta : Nikolas Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP bantu pembangunan solar cell untuk Rumah Produksi Pinang Iris di Solok
24 October 2025 16:15 WIB
Pemkot Pariaman latih siswa SD 'Malingka Carano' guna pertahanan kebudayaan Minangkabau
15 October 2025 17:28 WIB
Wako Fadly Amran lepas kegiatan jalan santai yang digelar warga Perumahan Pondok Pinang
18 August 2025 12:28 WIB
Harga pinang di Padang Pariaman naik jadi Rp15 ribu per kilogram pasca anjlok
28 June 2025 18:17 WIB
Inisiasi program CSR Elnusa Petrofin, KWT Mentari raih omzet jutaan dari Budikdamber di Pangkal Pinang
08 November 2024 17:40 WIB, 2024
Paslon Gubernur Sumbar Mahyeldi-Vasko Serahkan 100 Ribu Bibit Pinang Wangi kepada Muhammadiyah Sumbar
19 September 2024 16:26 WIB, 2024
Safari Subuh di Masjid Nurul Islam Kampung Pinang Nagari Cubadak Tengah, ini pesan Bupati Sabar AS
06 September 2024 9:13 WIB, 2024
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB