Komoditi pinang pascabencana di Palembayan

  • Selasa, 27 Januari 2026 9:49 WIB
Komoditi pinang pascabencana di Palembayan

Pekerja memperlihatkan buah pinang kering di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani pinang mengaku hasil panen mereka melimpah pascabencana banjir bandang November 2025 lalu dengan harga jual membaik sekitar Rp17 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Komoditi pinang pascabencana di Palembayan

Pekerja mengeringkan buah pinang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani pinang mengaku hasil panen mereka melimpah pascabencana banjir bandang November 2025 lalu dengan harga jual membaik sekitar Rp17 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Komoditi pinang pascabencana di Palembayan

Pekerja mengeringkan buah pinang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (25/1/2026). Petani pinang mengaku hasil panen mereka melimpah pascabencana banjir bandang November 2025 lalu dengan harga jual membaik sekitar Rp17 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Komoditi pinang pascabencana di Palembayan
Komoditi pinang pascabencana di Palembayan
Komoditi pinang pascabencana di Palembayan

Foto Lainnya