Perpindahan Anak Gaddafi ke Oman Langgar Sanksi PBB
Rabu, 19 Juni 2013 12:47 WIB
PBB, (Antara/AFP) - Seorang putri dan putra almarhum diktator Libya Muamer Gaddafi telah pindah dari Aljazair ke Oman, satu tindakan yang melanggar sanksi-sanksi PBB, kata seorang duta besar di PBB.
PBB dan organisasi polisi internasional Interpol mungkin segera
mengeluarkan peringatan global selama anggota keluarga Gaddafi dan kerabat Gaddafi lainnya sedang menjalani dan menghadapi sanksi-sanksi PBB.
Aisha Gaddafi dan Mohammed Gaddafi menghadapi larangan perjalanan dan pemberlakuan pembekuan aset dalam beberapa bulan sebelum ayah mereka digulingkan dan dibunuh pada Oktober 2011.
Eugene Richard Gasana, duta PBB untuk Rwanda dan Ketua Komite Dewan yang memantau sanksi-sanksi terhadap Libya, mengatakan komite itu telah mengatakan bahwa pasangan tersebut pindah dari Aljazair, di mana mereka melarikan diri pada tahun 2011, ke Oman.
Berdasarkan aturan sanksi PBB, komite harus menyetujui setiap perjalanan, tetapi Gasana mengatakan hal ini tidak dilakukan dan bahwa para ahli menyelidiki sanksi-sanksi PBB itu.
Gasana mengatakan, sanksi komite dan Interpol sedang menyelesaikan kesepakatan tentang dikeluarkannya catatan khusus bersama tentang target-target sanksi Libya.
Dia mengatakan kesepakatan itu akan mulai berlaku "dalam beberapa pekan mendatang." (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand edukasi sikat gigi dan cuci tangan pada anak TK Koto Tuo
04 February 2026 10:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018